Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

S&P Global Ratings Turunkan Peringkat Kredit Sri Lanka Jadi B-

Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings menurunkan peringkat kredit Sri Lanka, dengan mengacu pada posisi fiskal pemerintah yang memburuk.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  17:41 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) disambut Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena (kedua kiri), di Colombo, Sri Lanka , Rabu (24/01/2018). - REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) disambut Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena (kedua kiri), di Colombo, Sri Lanka , Rabu (24/01/2018). - REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings menurunkan peringkat kredit Sri Lanka, dengan mengacu pada posisi fiskal pemerintah yang memburuk.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (20/5/2020), S&P Global Ratings mengatakan menurunkan peringkat kredit negara tersebut satu tingkat dari B menjadi B-, dengan outlook stabil. Level ini jauh di bawah kategori layak investasi (investment grade).

Menurut S&P, pandemi virus corona (Covid-19) dapat mendorong ekonomi Sri Lanka jatuh ke dalam resesi pada 2020 dan melemahkan posisi fiskal yang sudah rapuh.

“Ketidakpastian seputar pandemi corona dan dampak ekonomi terkaitnya telah meningkatkan risiko pembiayaan eksternal Sri Lanka,” terang S&P, dilansir dari Bloomberg.

Langkah tersebut mengikuti penurunan peringkat serupa oleh Fitch Ratings bulan lalu yang didorong tantangan keberlanjutan utang eksternal dan publik yang sudah meningkat.

“Defisit fiskal Sri Lanka dapat melebar menjadi 8 persen dari produk domestik bruto pada tahun 2020 dari 6,8 persen pada tahun 2019,” lanjut S&P.

Lembaga yang berbasis di New York itu juga memperkirakan pendapatan pemerintah Sri Lanka akan turun ke bawah 10 persen dari PDB pada tahun 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rating sri lanka peringkat utang
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top