Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kena Serangan Konten Porno, Gereja di AS Tuntut Zoom  

Bom Zoom berupa konten porno mengganggu kelas daring
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Mei 2020  |  05:49 WIB
Zoom telah menetapkan rencana 90 hari untuk memperbaiki masalah keamanan. Sementara ini Zoom menghadapi lonjakan trafik tiga puluh kali lipat dan membutuhkan daya komputasi yang lebih besar. REUTERS
Zoom telah menetapkan rencana 90 hari untuk memperbaiki masalah keamanan. Sementara ini Zoom menghadapi lonjakan trafik tiga puluh kali lipat dan membutuhkan daya komputasi yang lebih besar. REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA— Salah satu gereja tertua di San Francisco, Amerika Serikat menuntut Zoom, platform penyedia rapat daring karena mendapat bom Zoom berupa konten porno.

Dikutip dari Bloomberg, Kamis (14/5/2020), dalam tuntutannya, pihak Gereja Saint Paulus Lutheran menyebut bahwa konten tersebut sangat menjijikkan karena menggambarkan adegan seks dewasa dan seks terhadap balita dan anak-anak.

Setelah menghentikan kelas daring yang melibatkan orang lansia, pihak gereja pun menghubungi Zoom Video Communications Inc. untuk meminta bantuan.

“Namun, Zoom tak melakukan apapun,” katanya.

Zoom pun tak memberikan tanggapan cepat atas tuntutan tersebut. Seperti diketahui, pamor layanan Zoom mendadak naik secara global sejak karantina wilayah guna mengatasi pandemi virus corona.

Perusahaan pun telah dituntut akibat dugaan menyembunyikan kecacatan pada aplikasinya. Padahal akibat hal tersebut, kasus peretasan dan disrupsi rapat virtual dengan masuknya konten tak senonoh dan porno.

Adapun, perusahaan telah mengumumkan prosedur untuk meningkatkan kekamanan dan privasi. Selain itu, perusahaan berkeinginan menolong pengguna mencegah masuknya tamu-tamu tak diundang mengikuti rapat mereka melalui keterangan dalam blog resminya.

Pihak Gereja Saint Paulus menyebut pada 6 Mei pelajaran injil diretas pihak tak dikenal bahkan telah dilaporkan kepada otoritas beberapa kali dan berdampak pada tak berfungsinya tombol kontrol di komputer selama serangan berlangsung. Gereja saat ini mencari kerusakan akibat pelanggaran privasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keamanan siber Zoom Video Communications

Sumber : Bloomberg

Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top