Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peringatan Direktur Jenderal WHO: Pandemi Masih Jauh dari Akhir

WHO masih mencatat tren yang meningkat untuk kasus virus Corona di Eropa Timur, Afrika, Amerika Latin dan di beberapa bagian Asia.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 April 2020  |  10:43 WIB
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers COVID-19 di Jenewa, Swiss, Senin (2/3/2020). - Bloomberg/Stefan Wermuth
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers COVID-19 di Jenewa, Swiss, Senin (2/3/2020). - Bloomberg/Stefan Wermuth

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah upaya sejumlah negara di Eropa yang tengah bersiap meloggarkan pembatasan sosial terkait pandemi virus Corona, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyelipkan pesan tegas.

Dia mendesak negara-negara untuk terus menemukan kasus baru, mengisolasi, menguji dan menangani semua kasus. Berbicara dalam pengarahan rutin di Jenewa, Tedros mengatakan penurunan jumlah kasus virus baru tentu merupakan pertanda baik.

Namun, Tedros memperingatkan bahwa pandemi masih jauh dari selesai. Dia mencatat tren yang meningkat untuk kasus virus Corona di Eropa Timur, Afrika, Amerika Latin dan di beberapa bagian Asia.

Direktur Jenderal WHO tersebut juga menyatakan keprihatinan bahwa beberapa upaya untuk menghentikan penyebaran Covid-19, seperti penutupan perbatasan, telah mengakibatkan kekurangan vaksin dan obat-obatan untuk penyakit lainnya, dan layanan imunisasi rutin.

Dikutip dari VoA, Tedros mendesak solidaritas di seluruh dunia untuk menghentikan penyebaran virus Corona baru ini. Dia mengatakan bahwa jika orang tidak bersatu, virus akan mengeksploitasi perpecahan antara individu dan terus menciptakan kekacauan yang menyebabkan lebih banyak nyawa. Dia menegaskan setiap kehidupan sangat berharga.

Universitas Johns Hopkins melaporkan lebih dari 3 juta kasus di seluruh dunia. Jumlah aktual infeksi diperkirakan jauh lebih tinggi karena banyak orang belum diuji, dan penelitian menunjukkan orang dapat terinfeksi tanpa merasa sakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona Lockdown
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top