Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19, Selandia Baru Mulai Buka Kegiatan Ekonomi Belum Kehidupan Sosial

Selandia Baru bakal membuka kebijakan lockdown di negaranya. Meski demikian, pembukaan kebijakan tersebut tidak untuk semua sendi kehidupan, warga diminta untuk tetap tinggal di rumah jika tak ada kegiatan yang sangat penting.
Andya Dhyaksa
Andya Dhyaksa - Bisnis.com 27 April 2020  |  15:13 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern/Bloomberg - Mark Coote
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern/Bloomberg - Mark Coote

Bisnis.com, JAKARTA - Satu demi satu, kabar menggembirakan perihal perlawanan terhadap virus Corona (Covid-19), mulai muncul. Pekan lalu, Vietnam dikabarkan telah mengendurkan kebijakan lockdown (karantina) di Hanoi, Ibu Kota, akibat tak ada kasus baru warga yang terpapar di negara tersebut.

Awal pekan ini, giliran Selandia Baru yang mengabarkan kabar gembira itu. Negara Oceania itu mengatakan jumlah pasien positif di sana dilaporkan turun drastis sepanjang minggu lalu, yakni hanya dalam angka satuan, tak sampai dua digit.

Bahkan, Perdana Menteri Jacinda Ardern berani mengatakan bahwa virus Corona itu "saat ini bisa dihilangkan." Sebenarnya, perkataan Ardern itu seperti sesumbar saja. Toh, masih ada warga Selandia Baru yang tetap terpapar Covid-19, meski angkanya sangat kecil.

Sejumlah kalangan pun berkata demikian. Para pejabat setempat telah memperingatkan untuk tidak berpuas diri atas capaian Selandia Baru tersebut, dengan mengatakan virus Corona tidak berarti berakhir total saat ini.

Mulai Selasa, beberapa kegiatan bisnis, kesehatan, dan pendidikan yang tidak terlalu penting di sana diperbolehkan dibuka oleh pemerintah.

Meski demikian, kebanyakan orang masih akan diminta untuk tetap tinggal di rumah setiap saat dan menghindari semua interaksi sosial dengan jumlah kerumunan massa yang banyak.

Namun, apa pun itu, keberhasilan Selandia Baru menekan angka pasien positif virus Corona, sangat disyukuri pemerintah di sana.

"Kami membuka ekonomi, tetapi kami tidak membuka kehidupan sosial masyarakat," kata Ardern pada briefing pemerintah harian.

Sejauh ini, Selandia Baru telah melaporkan kurang dari 1.500 kasus virus Corona yang dikonfirmasi. Sedangkan jumlah warga yang meninggal mencapai 19 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top