Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jumlah Pengguna Lampaui Estimasi, Saham Pinterest Melonjak

Saham Pinterest Inc. melonjak setelah perusahaan melaporkan jumlah pengguna yang melampaui perkiraan para analis.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 08 April 2020  |  10:00 WIB
Ilustrasi pinterest - Istimewa
Ilustrasi pinterest - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Saham Pinterest Inc. melonjak setelah perusahaan melaporkan jumlah pengguna yang melampaui perkiraan para analis.

Perusahaan digital yang pernah digelari Best New Startup TechCrunch ini juga mencabut proyeksi untuk tahun 2020 setelah pandemi virus corona (Covid-19) merusak bisnis periklanannya, tetapi investor fokus pada pertumbuhan audience online Pinterest.

Pengguna aktif bulanan berjumlah 365 juta hingga 367 juta pada kuartal I/2020, lebih tinggi dari perkiraan Wall Street yang sebesar 345 juta pengguna, menurut data Bloomberg MODL.

Pinterest juga melaporkan penjualan awal kuartal pertama sebesar US$269 juta hingga US$272 juta, sedikit di atas perkiraan analis.

“Kinerja pendapatan kuartal pertama konsisten dengan ekspektasi kami hingga pertengahan Maret, ketika kami mulai melihat perlambatan tajam,” tutur Chief Financial Officer Todd Morgenfeld, seperti dilansir dari Bloomberg.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini mengakhiri kuartal pertama dengan sekitar US$1,7 miliar dalam bentuk cash, cash equivalent, dan marketable securities, serta tidak ada utang finansial. Perusahaan juga menekankan belum mengambil uang dari revolving credit facility (RCF) senilai US$500 juta.

Menyusul laporan tersebut, saham Pinterest melonjak 15 persen dalam extended trading, setelah ditutup di level US$15,06 pada perdagangan Selasa (7/4/2020) di New York. Sejak awal Februari, saham perusahaan telah merosot 40 persen.

Pinterest sebelumnya memproyeksikan pendapatan 2020 sebesar US$1,52 miliar dan mengatakan margin laba disesuaikan akan naik sedikit dari tahun sebelumnya.

Meski demikian, perusahaan membatalkan proyeksi tersebut pada Selasa (7/4/2020), dengan mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah memengaruhi pendapatan iklan Pinterest secara global.

“Meski pendapatan iklan perusahaan mulai melambat tajam setelah pertengahan Maret, engagement (keterlibatan) pada Pinterest telah kuat,” ujar Mark Mahaney, seorang analis di RBC Capital Markets, dalam sebuah catatan penelitian, seperti dilansir dari Bloomberg.

“Dalam dua pekan terakhir, Pinterest telah mencatat rekor tingkat engagement dalam hal kegiatan pencarian, penyimpanan, dan pembuatan board, karena para pengguna mencari ide tentang segala hal mulai dari membangun kantor di rumah hingga kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama anak-anak mereka,” jelasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Virus Corona
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top