Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rumah Mode Eropa Jawab Kelangkaan APD, Prada Produksi Alat Pelindung Diri

Merek fesyen global kini gotong royong untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) tenaga medis untuk memutus mata rantai virus corona (Covid-19).
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  15:08 WIB
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk sementara, Prada ikut serta mengubah lini produksinya yang biasa fokus pada blazer dan blus elegan guna memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) yang menipis di tengah krisis virus corona.

"Setelah permintaan mendesak dari wilayah Tuscany, Prada menyanggupi komitmen untuk membuat 80.000 baju pelindung dan 110.000 masker medis," seperti dikutip melalui Dazed, Rabu (25/3/2020).

Prada kini mengikuti jejak Louis Vuitton dan Zara untuk memproduksi APD. Persediaan dan aksesibilitas barang-barang ini terus berkurang karena pandemi yang sedang berlangsung, khususnya di Italia, APD tersebut nantinya akan dialokasikan ke lembaga medis di seluruh wilayah Tuscany.

Barang-barang ini akan diproduksi di pabrik Prada di Montonedan akan didistribusikan setiap hari, di mana seluruh rangkaian peralatan medis akan dikirim pada 6 April 2020.

Italia kini menjadi negara di Eropa yang paling terdampak oleh virus corona, di mana Milan dan Lombardy menjadi pusat pandemi, Prada telah menyumbangkan peralatan medis ke sejumlah rumah sakit terbesar di Milan.

Dengan LVMH dan Kering Group mengumumkan niat mereka untuk memproduksi 43 juta masker untuk Perancis beberapa hari yang lalu, Pyer Moss juga telah mengubah kantor mereka di kota New York menjadi pusat donasi coronavirus, sementara British Fashion Council mendesak desainer, dengan fasilitas sarana, untuk membantu produksi masker wajah.

Dilansir melalui Guardian, sejumlah merek fesyen dunia seperti Zara, yang berasal dari Spanyol, mengatakan bahwa mereka akan memproduksi masker bedah dan telah mendonasikan 10.000 masker serta 300.000 masker tambahan yang akan didistribusikan akhir pekan ini.

Langkah untuk mengalihfungsikan pabrik untuk memproduksi alat kesehatan ini merupakan lanjutan dari keputusan LVMH, yang menaungi Dior, Fendi, Louis Vuitton dan Givenchy, untuk memproduksi pembersih tangan yang menjadi langka di beberapa negara di dunia, di pabrik parfumnya.

Selain Prada, merek fesyen ternama lainnya seperti Moncler mengumumkan donasi sebesar 10 juta euro untuk pengadaan tempat tidur pasien di Milan.

Juga di Milan, dua unit perawatan intensif baru telah disumbangkan oleh co-CEO Prada Patrizio Bertelli dan Miuccia Prada, serta chairman Carlo Mazzi, di masing-masing tiga rumah sakit terbesar di kota itu.

Donatella Versace pekan lalu mendonasikan lebih dari US$200.000 untuk unit perawatan intensif di rumah sakit San Raffaele Milan. Mayhoola, perusahaan induk dari Valentino dan Balmain, mendonasikan US$2 juta untuk upaya penanggulangan virus corona.

Giorgio Armani juga dilaporkan menyumbangkan US$ ,4 juta untuk empat rumah sakit tersibuk di Italia sementara kepala eksekutif Gucci, Marco Bizzarri, memberikan US$100.000 kepada rumah sakit di wilayah utara Italia Emilia-Romagna, salah satu daerah yang paling terdampak di negara itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion global Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top