Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tembok Besar China Dibuka Kembali

Pengunjung juga diwajibkan menunjukkan kartu identitas, barkode kesehatan yang dapat diunduh melalui ponsel, dan mengenakan masker.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  05:56 WIB
Pengunjung secara bergelombang memadati Tembok Besar China melalui sektor Badaling, Beijing, pada liburan musim panas 2018. - Antara/M. Irfan Ilmie
Pengunjung secara bergelombang memadati Tembok Besar China melalui sektor Badaling, Beijing, pada liburan musim panas 2018. - Antara/M. Irfan Ilmie

Bisnis.com, JAKARTA - Objek wisata populer di dunia Tembok Besar China mulai dibuka kembali untuk umum pada Selasa (24/3/2020).

Bagi wisatawan yang mengunjungi Tembok Besar sektor Badaling, Beijing, harus menunjukkan tiket yang dibeli secara daring sesuai dengan nama pengunjung, demikian media resmi setempat, Rabu (25/3/2020).

Pengunjung juga diwajibkan menunjukkan kartu identitas, barkode kesehatan yang dapat diunduh melalui ponsel, dan mengenakan masker.

Sebelum memasuki objek wisata melalui pintu masuk Tembok Besar di Badaling yang dibangun oleh Dinasti Ming pada tahun 1504 itu, pengunjung harus diukur terlebih dulu suhu badannya oleh petugas.

Objek wisata yang dikunjungi sekitar 65.000 wisatawan per hari itu ditutup sejak 24 Januari 2020 atau sehari setelah Kota Wuhan, Provinsi Hubei, yang berjarak sekitar 1.300 kilometer dari Beijing itu ditutup total untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.

Sektor Badaling merupakan sektor yang paling ramai di antara sektor-sektor lainnya karena selain pemandangannya bagus juga mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi publik, termasuk kereta api, dari pusat Kota Beijing. Di sektor Badaling juga terdapat fasilitas pendukung, seperti kereta gantung dan wahana permainan lainnya yang mengitari area Tembok China.

Pembukaan kembali Tembok Besar itu dilakukan setelah tidak ada penambahan kasus baru positif Covid-19 pada penduduk lokal.

Sementara itu, Wuhan sendiri bakal dibuka lagi secara penuh mulai 8 April. Dalam enam hari terakhir di Wuhan yang sebelumnya dinyatakan sebagai episentrum Covid-19 hanya terdapat satu kasus baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Wuhan

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top