Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peserta Ijtima Asia di Gowa Diisolasi Sementara, Termasuk 411 WNA

Kegiatan Ijtima Asia atau Tabligh Akbar yang rencananya digelar di Kabupaten Gowa resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa. Sayangnya, kehadiran ribuan peserta atau jemaah dari berbagai daerah di Indonesia dan Asia terlanjur terjadi.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  10:11 WIB
Peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan./ANTARA/HO - Int
Peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan./ANTARA/HO - Int

Bisnis.com, MAKASSAR - Kegiatan Ijtima Asia atau Tabligh Akbar yang rencananya digelar di Kabupaten Gowa resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa. Sayangnya, kehadiran ribuan peserta atau jemaah dari berbagai daerah di Indonesia dan Asia terlanjur terjadi.

Saat ini ribuan peserta sudah hadir di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu yang menjadi lokasi kegiatan Ijtima Zona Asia. Atas kesepakatan antara panitia inti dan pemerintah, seluruh peserta bersedia diisolasi sementara waktu.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan berdasarkan hasil rapat bersama Forkopimda dan Pemkab Gowa, peserta yang akan diisolasi yakni 411 warga negara asing (WNA) yang berasal dari enam negara. Nurdin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lokasi untuk mengisolasi sementara para peserta WNA.

"Untuk yang berasal dari dalam Sulsel, kami akan fasilitasi kendaraan untuk pulang ke daerah masing-masing. Mereka akan diantar," ungkap Nurdin usai rapat di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (19/3/2020).

Sementara, para peserta yang berasal dari luar Sulsel akan ditempatkan di Asrama Haji Sudiang. Di lokasi tersebut Pemprov Sulsel sudah menyediakan tenda, dapur umum, hingga toilet yang bisa digunakan oleh para jemaah. Mereka tinggal di sana sembari menunggu waktu kepulangan masing-masing.

Penempatan para peserta di Asrama Haji Sudiang akan tetap dalam pantuan, termasuk tetap melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta yang berasal dari luar Sulsel. Seluruh proses karantina dan pemulangan sudah dikoordinasikan bersama Polda Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin, seluruh Forkopimda, tokoh agama, termasuk Pemkab Gowa.

"Kita sudah tangani ini dengan baik, jadi kami harap masyarakat tidak panik. Kita juga sudah sampaikan pada peserta bahwa saat ini situasi sedang genting. Butuh kedisiplinan untuk betul-betul bisa memutus rantai penyebaran Covid-19," jelas Nurdin.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan keputusan untuk mengisolasi peserta sebelumnya merupakan kesepakatan yang disampaikan oleh panitia inti Ustaz Abdurrahman bersama dewan syuro Ijtima Zona Asia. Pemeriksaan terhadap para peserta juga terus dilakukan, termasuk dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi kegiatan.

"Peserta sudah sepakat untuk diisolasi sementara sembari kami mengatur waktu kepulangannya. Kami juga akan memfasilitasi dengan menyediakan kendaraan menuju bandara untuk kepulangan para peserta nantinya," ungkap Adnan.

Adnan menjelaskan, secara umum pemerintah dan masyarakat setempat tidak keberatan dengan adanya tabligh akbar tersebut. Hanya saja di tengah merebaknya pandemi virus Corona atau Covid-19 pelaksanaan tabligh akbar itu diminta untuk ditunda dulu.

Selama ini kata Adnan, pihaknya selalu membangun komunikasi dengan Polres Gowa, Kodim 1409 Gowa, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk meminta kegiatan tersebut ditunda.

Sebelumnya Pemkab Gowa bahkan telah mengeluarkan surat penyampaian terkait penundaan kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Apalagi virus yang berawal dari Wuhan itu penyebarannya semakin masif di Indonesia. Bahkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sudah ada 227 orang dinyatakan positif Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gowa Virus Corona
Editor : Saeno
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top