Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunjungan di Lapas, Rutan dan LPKA Ditutup karena Virus Corona

Adapun Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta sendiri meniadakan kunjungan keluarga bagi penghuni Lapas, Rutan, dan LPKA terhitung mulai 18 hingga 31 Maret.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  11:30 WIB
Petugas berjaga di depan rumah tahanan negara klas I Jakarta Timur cabang rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat peresmian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/10). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Petugas berjaga di depan rumah tahanan negara klas I Jakarta Timur cabang rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat peresmian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/10). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) menutup masa kunjungan narapidana di tengah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pembatasan tersebut berlaku di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

"Pelaksanaan kunjungan bagi tahanan, narapidana, anak ditiadakan penyelenggaraannya sementara sampai dengan batas waktu tertentu," ujar Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pemasyarakatan Nugroho dalam siaran pers, Senin (16/3/2020).

Adapun Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta sendiri meniadakan kunjungan keluarga bagi penghuni Lapas, Rutan, dan LPKA terhitung mulai 18 hingga 31 Maret.

Penutupan ini, kata Nugroho, sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan diputuskan dalam rapat bersama jajaran Pimpinan Tinggi Ditjen PAS, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, dan Kantor Wilayah Banten, pada Minggu (15/3/2020).

"Menkumham telah membuat instruksi khusus menghadapi kondisi terkini. Khususnya dalam pencegahan, penangangan, pengendalian, dan pemulihan penyebaran Covid-19 di Lapas, Rutan dan LPKA," jelas Nugroho.

Sementara itu Ditjen PAS juga melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan, penyediaaan sarana deteksi seperti pengukur suhu tubuh, penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer di Lapas, Rutan, serta LPKA.

"Melakukan indentifikasi dengan memastikan kondisi kesehatan pegawai, tahanan, warga binaan pemasyarakatan, atau narapidana dewasa dan anak memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lembaga pemasyarakatan Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top