Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Arab Saudi Tangguhkan Ibadah Umrah, Begini Reaksi Asosiasi Biro Umrah

Penghentian kedatangan ini termasuk untuk mereka yang hendak melaksanakan ibadah umrah maupun berwisata.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  16:13 WIB
Arab Saudi Tangguhkan Ibadah Umrah, Begini Reaksi Asosiasi Biro Umrah
Umat Islam melakukan Tawaf keliling Ka'bah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umrah di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Jumat (3/5/2019). - ANTARA/Aji Styawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi menghentikan kedatangan warga negara asing untuk mengantisipasi persebaran virus corona mulai Kamis (27/2/2020).

Sejumlah warga asing yang dilarang masuk adalah mereka yang berasal dari China, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afganistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Syria, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam.

Penghentian kedatangan ini termasuk untuk mereka yang hendak melaksanakan ibadah umrah maupun berwisata.

Menanggapi keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut, Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah menyatakan menginformasikan kepada calon jemaah umrah yang sudah terdaftar dan akan berangkat untuk menerima dan memahami kondisi tersebut.

"Kami harap calon jemaah umrah tidak melakukan pembatalan, tapi melakukan penjadwalan ulang waktu keberangkatannya yang disesuaikan dengan jadwal yang tersedia di penyelenggara perjalanan ibadah umrah masing-masing," demikian tertera dalam surat resmi Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah tentang penangguhan visa dan keberangkatan jemaah umrah sementara waktu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umrah Virus Corona

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top