<p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri masih menghimpun informasi lengkap terkait penangguhan sementara perjalanan <a href="https://www.bisnis.com/topic/7168/umrah" target="_blank" rel="noopener">umrah</a> ke <a href="https://www.bisnis.com/topic/1368/arab-saudi" target="_blank" rel="noopener">Arab Saudi</a> imbas penyebaran virus corona.</p><p>Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan hingga kini kementeriannya masih melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi di Riyadh.</p><p>“Dubes RI di Arab Saudi sudah dimintakan untuk mendapatkan informasi yang lebih lagi atas pengumuman tersebut,” katanya kepada Bisnis, Kamis (27/2/2020).</p><p>Hingga kini, pemerintah belum dapat memastikan nasib para calon jamaah umrah yang akan berangkat dari Indonesia ke Arab Saudi dalam waktu dekat.</p><p>“Ini yang sedang dipastikan. Sulit bicara target [kapan dipastikan]. Setidaknya sampai kemarin malam masih ada jemaah umrah asal indonesia masuk ke saudi,” terangnya.</p><p>Adapun Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan bahwa penangguhan dilakukan kepada pemegang visa turis dari negara-negara yang disebut berisiko menyebarkan virus corona.</p><p>Beberapa negara yang dianggap berisiko menyebarkan virus corona adalah China, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan dan Afghanistan. Selain itu Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia dan Vietnam juga ikut masuk dalam daftar tersebut.</p><p></p>
Saudi Tangguhkan Perjalanan Umrah, Nasib Calon Jemaah Indonesia Belum Pasti
Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan hingga kini kementeriannya masih melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi di Riyadh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Rayful Mudassir
Editor : Nancy Junita
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
5 jam yang lalu
Meneropong Geliat Investasi Baru di IKN Sepanjang 2026
12 jam yang lalu