Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tragedi Susur Sungai Sempor, Dua Siswa SMPN 1 Turi Sleman Belum Ditemukan

Jumlah tim gabungan yang berasal dari 45 lembaga melakukan pencarian dan evakuasi terhadap murid yang hanyut di Sungai Sempor.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 22 Februari 2020  |  23:31 WIB
Upaya pencarian siswa SMPN 1 Turi yang hanyut terseret arus banjir Sungai Sempor di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman pada Jumat (21/2/2020). - ANTARA/Rony Arya
Upaya pencarian siswa SMPN 1 Turi yang hanyut terseret arus banjir Sungai Sempor di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman pada Jumat (21/2/2020). - ANTARA/Rony Arya

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa hingga Sabtu malam (22/2/2020) dua murid kelas 7 SMP Negeri 1 Turi belum ditemukan oleh tim gabungan pascainsiden banjir bandang saat mereka menyusuri Sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.

Melalui keterangan resminya pada Sabtu (22/2/2020) pukul 22.48 WIB, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan kedua murid tersebut belum berhasil ditemukan oleh tim gabungan yang mengakhiri operasi pencarian dan evakuasi hingga pukul 16.00 WIB.

"Meskipun operasi dihentikan, pemantauan di dam tetap dilakukan oleh tim gabungan. Aktivitas malam tersebut tidak direkomendasikan untuk operasi penyisiran maupun penyelaman. Dam yang menjadi fokus pencarian yaitu di Dam Matras, Bubrah, Lengkong, Polowidi, Watu Gajah, Gawar dan Tempuran Bedog. Pos Operasi telah menyusun rencana operasi hari ketiga yang akan berlangsung Minggu esok hari, pukul 06.30 WIB," jelasnya.

Adapun pada Sabtu ini penyelaman yang didukung peralatan sonar scan dari BPBD Kabupaten Bantul dilakukan di beberapa titik namun belum membuahkan hasil. Tim selam dari SAR DIY, Jawa Tengah, Linmas DIY, Linmas Kaliurang, DIY unit Wonokerto juga melakukan penyelaman di dua titik yang terbagi area sekitar jembatan dukuh dan dam Lengkong.

Adapun tim gabungan sebanyak 45 lembaga melakukan pencarian dan evakuasi terhadap murid yang hanyut di Sungai Sempor sejak Jumat sore (21/2/2020). Tim tersebut bekerja di bawah kendali Pos Komando yang bertempat di SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta.

Data Pusdalops per Sabtu siang (22/2) pukul 11.45 WIB mencatat total murid yang melakukan aktivitas ini berjumlah 249 murid dengan rincian kelas 7 sejumlah 124 murid dan dan kelas 8 sejumlah 125. Posko mencatat 216 murid selamat sedangkan 23 murid luka-luka dan 8 korban meninggal telah ditemukan.

"Insiden ini bermula ketika sejumlah murid yang tergabung dalam kegiatan pramuka melakukan penyusuran Sungai Sempor. Insiden tersebut terjadi diperkirakan karena arus deras dan volume air sungai yang meluap secara tiba-tiba dari hulu sungai. Arus deras dan volume air ini akhirnya menghanyutkan peserta susur sungai hingga mengakibatkan jatuhnya korban meninggal dan luka-luka," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana sungai yogyakarta
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top