Dampak Wabah Corona di Singapura, Kenali Kode Warna Ini

Singapura menerapan 4 tingkatan warna untuk merespons kondisi wabah yang menyebabkan penyebaran penyakit menular. Warna-warna tersebut menggambarkan situasi wabah penyakit saat ini dan apa yang perlu dilakukan.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 09 Februari 2020  |  14:48 WIB
Dampak Wabah Corona di Singapura, Kenali Kode Warna Ini
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak Jumat (7/2/2020) Singapura menetapkan kondisi oranye terkait dampak wabah virus Corona.

Singapura menerapan 4 tingkatan warna untuk merespons kondisi wabah yang menyebabkan penyebaran penyakit menular. Warna-warna tersebut menggambarkan situasi wabah penyakit saat ini dan apa yang perlu dilakukan.

Sistem penanggungan kondisi wabah penyakit atau Disease Outbreak Response System Condition’ (DORSCON), menurut laman di situs https://www.gov.sg adalah kerangka kode warna yang menunjukkan situasi penyakit saat ini.

"Kerangka kerja ini memberi pedoman umum tentang apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengurangi dampak infeksi," tulis artikel di laman tersebut.

DORSCON memperhitungkan sejumlah hal yaitu situasi penyakit saat ini di luar negeri, bagaimana penularan penyakit ini, ssberapa besar kemungkinannya untuk tiba di Singapura, serta dampaknya bagi komunitas Singapura.

Terdapat 4 status warna yakni hijau , kuning, oranye dan merah yang menggambarkan tingkat keparahan dan penyebaran penyakit.

Setiap status memerinci dampaknya pada komunitas, seperti tindakan yang harus diambil dalam kehidupan sehari-hari (misalnya pemeriksaan suhu, pemeriksaan di perbatasan), dan saran kepada publik (misalnya untuk mencari saran perjalanan).

Adapun penjelasan masing-masing status warna tersebut adalah sebagai berikut: 

Hijau

  • Sifat penyakit ringan atau parah tetapi tidak menyebar dengan mudah dari orang ke orang (mis. MERS, H7N9)
  • Dampak pada kehidupan sehari-hari: gangguan minimal misalnya . Pemeriksaan di perbatasan, saran perjalanan
  • Saran bagi masyarakat untuk  bertanggung jawab secara sosial, jika sakit, tinggal di rumah, menjaga kebersihan pribadi, periksa kesehatan

Kuning

  • Sifat penyakit parah dan menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain tetapi terjadi di luar Singapura, atau penyakit menyebar di Singapura tetapi (a) ringan, hanya sedikit lebih parah daripada influenza musiman. Bisa parah pada kelompok rentan (mis. Pandemi H1N1) atau (b) sudah dijinakkan
  • Dampak pada kehidupan sehari-hari terjadi gangguan minimal, misalnya tindakan tambahan di perbatasan dan /atau pengaturan layanan kesehatan, ketidakhadiran di kantor atau di sekolah mungkin terjadi
  • Saran bagi masyarakat untuk bertanggung jawab secara sosial, jika sakit, tinggal di rumah, jaga kebersihan pribadi, periksa kesehatan

Oranye

  • Sifat penyakit parah dan menyebar dengan mudah dari orang ke orang, tetapi penyakit belum menyebar luas di Singapura dan telah dijinakkan (misalnya, kasus SARS di Singapura)
  • Dampaknya pada kehidupan sehari-hari misalnya berupa karantina, pembatasan pengunjung di rumah sakit
  • Saran bagi masyarakat agar bertanggung jawab secara sosial, jika sakit, tetap di rumah: jaga kebersihan pribadi, periksa kesehatan, patuhi langkah-langkah pengendalian

MERAH

  • Sifat penyakit parah dan menyebar luas
  • Dampak pada kehidupan sehari-hari terjadi gangguan besar seperti penutupan sekolah, perintah bekerja dari rumah, terjadi jumlah kematian yang signifikan
  • Saran kepada masyarakat agar bertanggung jawab secara sosial, jika sakit, tinggal di rumah: jaga kebersihan pribadi, periksa kesehatan, patuhi langkah-langkah pengendalian, menghindari area yang ramai

Sejauh ini, Singapura pernah berada dalam status Oranye saat terjadi wabah SARS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
singapura

Sumber : https://www.gov.sg/

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top