Dampak Virus Corona, Bank Sentral Singapura Instruksikan Ini

Bank Sentral Singapura pada Minggu (9/2/2020) mengeluarkan instruksi bagi lembaga keuangan untuk membuat kebijakan khusus dan langkah pencegahan setelah pemerintah meningkatkan status siaga terhadap virus corona.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Februari 2020  |  13:27 WIB
Dampak Virus Corona, Bank Sentral Singapura Instruksikan Ini
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2/2020). - ANTARA / Yusuf Nugroho

Bisnis.com, SINGAPURA - Wabah virus Corona berdampak ke Singapura, pemerintah Negeri Singa itu pun telah meningkatkan status siaga terhadap virus Corona.

Bank Sentral Singapura pada Minggu (9/2/2020) mengeluarkan instruksi bagi lembaga keuangan untuk membuat kebijakan khusus dan langkah pencegahan setelah pemerintah meningkatkan status siaga terhadap virus Corona.

Dalam instruksinya itu, Otoritas Moneter Singapura mengatakan lembaga keuangan harus "melakukan pengawasan internal secara efektif di seluruh aktivitas operasionalnya, dan pembagian tim untuk urusan tersebut agar segera dilaksanakan".

Otoritas keuangan Singapura juga meminta lembaga keuangan mengantisipasi tingginya permintaan uang tunai dan mempersiapkan layanan keuangan lainnya.

Pemerintah Singapura pada Jumat meningkatkan status siaga virus Corona seraya mengumumkan sejumlah warga yang terinfeksi tidak punya riwayat bepergian ke China.

Imbauan KBRI

Pada Sabtu, Kedutaan Besar RI di Singapura mengimbau seluruh warga negara Indonesia di sana untuk tetap tenang terkait peningkatan status risiko disease outbreak response system condition (Dorscon) ke level oranye.

"KBRI Singapura mengimbau agar seluruh WNI yang ada di Singapura untuk tetap tenang, tidak panik, berhati-hati dan bertindak secara bertanggung jawab," demikian siaran pers KBRI yang disampaikan Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana, Sabtu.

KBRI juga meminta WNI di Singapura untuk semaksimal mungkin menghindari tempat-tempat keramaian, bila tidak mendesak.

WNI di Singapura juga diminta menjaga kesehatan dan mencuci tangan secara teratur sambil terus memantau perkembangan virus corona melalui jalur resmi Kementerian Kesehatan setempat di https:www.moh.gov.sg/2019-ncov-wuhan.

Imbauan KBRI sejalan dengan yang disampaikan pemerintah Singapura, yang meminta masyarakat tidak merespon kenaikan level Dorscon dengan panik.

Kenaikan level Dorscon, semata-mata karena terjadinya sejumlah kasus positif virus corona yang tidak memiliki keterkaitan dengan kasus-kasus sebelumnya, serta tidak ada riwayat perjalanan ke China.

Kenaikan itu merupakan skenario yang menandakan kesiapan Pemerintah Singapura terhadap langkah-langka tambahan yang dilakukan untuk meminimalkan risiko transmisi virus corona.

Dalam rilis yang sama, disampaikan, Pemerintah Singapura memastikan masyarakatnya tidak perlu menimbun kebutuhan pokok dan meminta seluruh individu dan masyarakat bertindak bertanggung jawab, sehingga tidak menyebabkan situasi kepanikan.

Hingga hari ini, menurut data yang diperoleh dari situs Kementerian Kesehatan Singapura, 33 orang telah terkonfirmasi positif virus corona, 363 kasus telah dites dengan hasil negatif. Sementara 181 kasus masih menunggu hasil.*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
singapura, virus corona

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top