Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Greta Thunberg Ajukan 'Hak Paten' atas Namanya

Greta Thunberg mengungkapkan nama dirinya dan nama gerakan 'Friday for Future' telah dipakai dalam kampanye penjualan program dan acara pengalangan dana tanpa persetujuannya.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  10:18 WIB
Greta Thunberg, remaja asal Swedia berusia 16 tahun diusulkan sebagai salah satu penerima penghargaan nobel perdamaian atas aksinya menyuarakan penanganan pemanasan global yang dinilai lamban./Reuters- - Morris Mac Matzen
Greta Thunberg, remaja asal Swedia berusia 16 tahun diusulkan sebagai salah satu penerima penghargaan nobel perdamaian atas aksinya menyuarakan penanganan pemanasan global yang dinilai lamban./Reuters- - Morris Mac Matzen

Bisnis.com, JAKARTA-Aktivis perubahan iklim Greta Thunberg menegaskan mengungkapkan dirinya telah mendaftarkan merek namanya dan gerakan soal yang diinisiasinya 'Friday For Future'.

Paten ini akan memberikan Greta hak untuk melakukan tindakan hukum kepada individu dan perusahaan yang mengunakan nama ataupun program rintisannya jika tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ditanam di dalamnya.

"Saya memastikan Anda, saya dan semua murid tidak memiliki kepentingan lain dalam merek nama [pergerakan] ini. Namun, hal ini harus dilakukan," tulis Greta dalam laman Instagram-nya.

Greta mengatakan dia telah mengajukan merek nama gerakan 'Skolstrejk for klimatet' beberapa waktu lalu. Dengan demikian, nama program dan nama dirinya tidak dapat digunakan untuk kepentingan komersial.

Dia mengaku nama dirinya dan nama programnya telah dipakai dalam kampanye penjualan program dan acara pengalangan dana tanpa persetujuannya.

Greta mulai terkenal pada 2018 ketika dia memutuskan untuk bolos sekolah pada hari Jumat untuk memulai aksi soal perubahan iklim. Dia berkeinginan agar pemangku kepentingan, kepala negara hingga politikus melakukan tindakan konkrit untuk mengatasi isu perubahan iklim ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perubahan iklim

Sumber : Reuters

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top