Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Sebut 95,5 Persen Listrik Wilayah Terdampak Banjir Sudah Menyala

PLN terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 04 Januari 2020  |  12:31 WIB
Suasana di Halte TransJakarta Harmoni saat pemadaman listrik - Antara
Suasana di Halte TransJakarta Harmoni saat pemadaman listrik - Antara
Bisnis.com, JAKARTA -- PLN terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.
 
Terpantau hingga Sabtu (4/1/2020) pukul 10.00 WIB, sebanyak 95,5 persen gardu distribusi terdampak banjir telah menyala.
Dari total 6.318 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan sebanyak 6.036 Gardu distribusi, atau 95.5%. Adapun sisanya 282 gardu distribusi masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.
 
Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di wilayah Banten Selatan dengan total 86 gardu distribusi. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.
 
"Untuk Banten Selatan banjirnya cukup parah, karena banjir bandang dan longsor memutuskan akses jalan di Kabupaten Lebak.  sehingga listriknya belum bisa kami nyalakan," ujar I Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication and CSR, melalui siaran persnya Sabtu (4/1/2020). 
 
Untuk mempercepat proses pemeriksaan, PLN juga menerjunkan 3.337 personil, termasuk tambahan personel yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Personel tersebut diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penyalaan kembali gardu-gardu distribusi yang aman.
 
Sebelum menyalakan aliran listrik, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.
PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.
 
“Sebelum menyalakan listrik di rumah, warga juga harus berhati-hati, pastikan peralatan listrik di rumah sudah bersih dan kering sebelum digunakan, karena ini juga berpotensi menyebabkan tersetrum,” jelasnya. 
 
Untuk yang wilayahnya masih mengalami pemadaman, PLN juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan genset.
 
"Mungkin masyarakat sangat ingin menyalakan listrik, karena listrik PLN belum aman untuk dinyalakan, warga menggunakan genset karena merasa rumahnya sudah aman dari banjir. Padahal instalasi listriknya masih belum aman, ini juga harus diperhatikan, karena berpotensi tersetrum," jelas Made.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN banjir pemadaman listrik
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top