Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dari Atas Unta, Sinterklas Bagikan Pohon Natal Gratis di Yerusalem

Di sepanjang tembok kuno Kota Tua Yerusalem, seorang lelaki berpakaian Sinterklas mencoba memberikan keceriaan liburan dari atas unta. Dia menawarkan pohon Natal gratis kepada para penduduk.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 20 Desember 2019  |  06:47 WIB
Dari Atas Unta, Sinterklas Bagikan Pohon Natal Gratis di Yerusalem
Seorang berjubah Sinterklas naik kuda membagikan pohon Natal gratis di Yerusalem. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di sepanjang tembok kuno Kota Tua Yerusalem, seorang lelaki berpakaian Sinterklas mencoba memberikan keceriaan liburan dari atas unta. Dia menawarkan pohon Natal gratis kepada para penduduk.

Dilansir dari Reuters, Kamis (19/12/2019), pria berjanggut itu adalah Issa Kassissieh, seorang Kristen Palestina yang dalam beberapa tahun terakhir membagikan semangat Natal dengan memberikan pohon Natal secara gratis.

Diketahui, pohon-pohon itu telah disiapkan oleh pemerintah kota yang berada di sebuah kota suci bagi para umat Yahudi, Islam, dan Kristen.

Kassissieh mengatakan bahwa misinya adalah untuk membawa sukacita, cinta, dan kedamaian ke Tanah Suci. Menurutnya, pada tahun ini, hal semacam  itu sangat dibutuhkan. Pasalnya, lima mil atau delapan kilometer di ujung jalan, tepatnya di Tepi Barat yang diduduki Israel, terdapat pusat kisah Alkitabiah tentang kelahiran Yesus, yakni Kota Bethlehem di Palestina.

Kota itu pun dalam dua dekade terakhir tengah menikmati padatnya wisatawan yang datang. Kebanyakan wisatawan tersebut adalah peziarah asing yang datang dalam jumlah besar. Mereka mengambil keuntungan dari jeda konflik antara Israel-Palestina.

Namun, pada Natal tahun ini, otoritas Israel telah melarang 1.000 atau lebih orang Kristen yang tinggal di Jalur Gaza Palestina untuk mengunjungi Bethlehem atau pun Yerusalem dengan alasan keamanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Natal dan Tahun Baru Yerusalem
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top