Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Musim Hujan: Ini Lokasi Favorit Petir Menyambar

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Agung Sudiono Abadi mengatakan bahwa selain tempat terbuka, petir juga cenderung memilih obyek yang tinggi dan tonjolan di permukaan bumi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Desember 2019  |  10:56 WIB
Hujan disertai petir - Istimewa
Hujan disertai petir - Istimewa

Bisnis.com, KUPANG – Musim hujan telah tiba. Selain banjir, Anda juga patut mewaspadai petir karena bisa berakibat fatal. Petir cenderung memilih tempat yang terbuka sebagai obyek sambarannya sehingga masyarakat perlu waspada saat beraktivitas di sana.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Agung Sudiono Abadi mengatakan bahwa selain tempat terbuka, petir juga cenderung memilih obyek yang tinggi dan tonjolan di permukaan bumi.

“Obyek tinggi bisa berupa tiang ataupun pohon, dan tonjolan bisa berupa bukit atau gunung maupun manusia, hewan, dan bangunan yang berada di tempat terbuka,” katanya di Kupang, Minggu (8/12/2019..

Penjelasan Agung tersebut menjawab pertanyaan daerah seperti apa yang rawan terkena sambaran petir dan perlu dihindari oleh masyarakat saat cuaca buruk atau hujan.

Artinya, orang yang berada di tengah sawah, bermain bola di lapangan, maupun berlayar di atas kapal di lautan terbuka, dapat berpotensi menjadi obyek yang rawan disambar petir, katanya.

Petir, katanya, akan menyambar semuanya tanpa memilih-milih dan dapat menyambar beberapa objek sekaligus.

Karena itu, masyarakat harus selalu waspada pada kilatan-kilatan petir, saat berada dibawa pohon, tempat terbuka yang bisa menimbulkan potensi terjadinya petir, katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMKG hujan

Sumber : Antara

Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top