Antisipasi Kekerasan, Kak Seto Usul RT Punya Seksi Perlindungan Anak

Seksi pelindungan anak tingkat RT bisa lebih mudah dan lebih cepat mengetahui kabar mengenai kekerasan terhadap anak serta meresponsnya dengan memberikan teguran atau peringatan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 November 2019  |  15:38 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, yang biasa disapa Kak Seto, menyarankan pembentukan seksi pelindungan anak di tingkat rukun tetangga (RT).

Dia menyatakan seksi pelindungan anak tingkat RT bisa lebih mudah dan lebih cepat mengetahui kabar mengenai kekerasan terhadap anak serta meresponsnya dengan memberikan teguran atau peringatan.

"Kalau di tingkat RT ada seksi keamanan, seksi perlengkapan, maka saya sarankan ada seksi perlindungan anak," ujarnya di sela rilis kasus pencabulan terhadap anak di Markas Polda Jawa Timur di Surabaya seperti dikutip Antara, Jumat (29/11/2019).

Bila ada anak di rumah yang selalu menangis, dia menyatakan seksi pelindungan anak di RT bisa mengecek termasuk menanyakan kepada ibu atau bapaknya , kenapa anaknya menangis. "Jika ada unsur kekerasan dari orang tua maka diingatkan tegas," katanya.

Seksi pelindungan anak tingkat RT juga bisa menghubungi Kepolisian Sektor atau Kepolisian Resor terdekat jika mendapati kasus kekerasan serius yang membutuhkan penanganan aparat hukum.

LPAI, menurutnya, sudah merintis pembentukan seksi pelindungan anak dalam kepengurusan RT bersama beberapa pemerintah daerah.

"Di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Bengkulu Utara sudah menerapkan seksi perlindungan anak di tiap RT. Ini bisa dilakukan di daerah lain. Semakin banyak maka tentu bisa menekan angka kekerasan terhadap anak," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa Kota Surabaya sudah masuk dalam kategori kota layak anak, namun belum membentuk seksi pelindungan anak di tingkat RT.

"Nanti dalam waktu dekat saya akan minta LPAI Jatim untuk mengajukan audiensi dengan Bu Risma (Wali Kota Surabaya). Saya juga akan sampaikan langsung agar Surabaya juga bisa menjadi percontohan," katanya.

Kak Seto mengemukakan bahwa kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal bisa menekan angka kekerasan terhadap anak di Tanah Air.

"Selama ini kekerasan terhadap anak banyak terjadi karena tetangga masih mengabaikan. Namanya rukun tetangga harusnya rukun dengan tetangga, rukun warga maka warganya juga harus rukun. Dengan kepedulian maka setiap ada kekerasan terhadap anak maka lebih cepat ditangani," katanya.

Kak Seto juga mendukung tindakan tegas aparat penegak hukum terhadap para pelaku kekerasan terhadap anak serta penerapan kebiri kimia bagi para pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perlindungan anak, kak seto

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top