Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Pertama Penindakan, Pengguna Skuter Listrik Mulai Tertib

Polda Metro Jaya mengakui pengguna skuter listrik atau otopet sudah mulai tertib, tidak ada satu pun penyewa skuter listrik yang melanggar aturan main.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 November 2019  |  12:23 WIB
Ilustrasi-Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menggunakan layanan GrabWheels di sekitar Kawasan Mega Mas, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (31/10/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo
Ilustrasi-Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menggunakan layanan GrabWheels di sekitar Kawasan Mega Mas, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (31/10/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengakui pengguna skuter listrik atau otopet sudah mulai tertib, tidak ada satu pun penyewa skuter listrik yang melanggar aturan main.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus mengungkapkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah bekerja sama untuk menindak para pengguna skuter listrik yang kedapatan bermain di jalan raya.

Menurutnya, pasal yang bisa dijerat kepada semua pengguna skuter listrik yang bermain di jalan raya yaitu Pasal 282 Jo 104 ayat (3) dengan ancaman pidana penjara satu bulan dan denda maksimal Rp 250.000.

"Sementara tidak ditemukan pelanggar ya. Saya lihat sudah banyak orang menggunakan di tempat yang benar, karena memang daerah-daerah tertentu pengguna skuter ini sudah mulai kosong," tuturnya, Selasa (26/11/2019).

Yusri menjelaskan sepanjang Senin 25 November 2019 tidak ada satu pun pengguna skuter listrik atau otopet yang dikenai penilangan. Mereka sudah menggunakan jalur yang disediakan Polisi dan Pemprov DKI Jakarta.

"Sementara hasil tilang otopet atau skuter listrik sampai saat ini nihil," kata Yusri.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan aturan main bagi pengguna skuter listrik di wilayah DKI Jakarta. Pelanggaran bisa dikenai tilang dan denda Rp250 ribu. Selengkapnya, silakan baca di sini.
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya skuter listrik
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top