Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fadli Zon Bakal Datang Kalau Diundang Reuni 212, Prabowo Belum Tahu

Persoalan izin acara reuni 212 sudah beres. Sempat dilarang, panitia menyelipkan agenda Maulid Nabi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 26 November 2019  |  16:44 WIB
Anggota DPR Fadli Zon, di Jakarta - Antara
Anggota DPR Fadli Zon, di Jakarta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Persoalan izin acara reuni 212 sudah beres. Sempat dilarang, panitia menyelipkan agenda Maulid Nabi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa dua acara itu memang waktunya pas. Oleh karena itu, bisa dilakukan berbarengan. 

“Saya kira itu satu hal yang sangat biasa saja. Apalagi diisi dengan kegiatan munajat, salawat, doa dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan seperti ini saya kira akan membawa dampak yang positif di masyarakat,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Fadli menjelaskan bahwa acara seperti ini mesti didukung. Di sisi lain dia belum menerima undangan acara.

“Kalau nanti diundang saya akan datang. [Undangan untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto] Saya tidak tahu,” jelasnya.

Sementara itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta seluruh umat muslim tidak mengikuti acara reuni 212.

Ketua pada Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis menilai acara tersebut bermuatan politis yang digerakkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan segelintir orang. 

Menurutnya, aktivitas 212 itu juga identik dengan kasus hukum yang sempat menjerat eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

“Ketika kita bicara Reuni 221 itu kan sarat dengan politis dan hukum ya. Kalau masalah hukumnya kan sudah selesai, orangnya juga sudah menjalani proses hukuman. Mari kita rekonsiliasi,” tuturnya kepada Bisnis, Selasa (26/11/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Fadli Zon Reuni Akbar 212 Reuni 212
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top