Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dulu Penjaja Kue di Papua, Inilah Sederet Prestasi Staf Khusus Presiden Gracia Billy

Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru saja mengenalkan tujuh orang Staf Khusus Presiden yang bakal membantunya pada 2019-2024.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 22 November 2019  |  10:24 WIB
Gracia Billy Mambrasar (nomor dua dari kiri)  - Instagram @billy mambrasar
Gracia Billy Mambrasar (nomor dua dari kiri) - Instagram @billy mambrasar

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru saja mengenalkan tujuh orang Staf Khusus Presiden yang bakal membantunya pada 2019-2024.

Ketujuh Staf Khusus milenial ini berasal dari profesi dan latar belakang yang berbeda-beda. 

Salah satu Staf Khusus milenial yang kemarin diperkenalkan Jokowi adalah CEO Kitong Bisa, Gracia Billy Mambrasar.

Billy adalah putra asli Papua yang sedang menempuh pendidikan Strata 2 di University of Oxford, Inggris.

Saat sesi perkenalan dan tanya-jawab dengan wartawan, Billy menyatakan ingin memajukan Indonesia itu di mulai dari Bumi Cendrawasih.

"Pak, mari kita bangun Indonesia dari Papua," kata Billy kepada Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Billy yang berusia 31 tahun ini ternyata berasal dari keluarga kurang mampu di Serui, Kepulauan Yapen, Papua. Sehari-hari, ibunya berjualan kue dan makanan di pasar untuk menghidupi keluarganya. Ayahnya seorang guru.

Hal itu diungkapkan Billy ketika berkunjung ke Kantor Berita Antara pada 30 Agustus 2019. 

"Subuh, ibu bikin kue, paginya ibu pergi ke pasar jualan, kami ke sekolah sambil bawa kue untuk dijual," ujar Billy kala itu.

Sebagai penjaja kue, Billy memiliki semangat pantang menyerah dalam menjual dagangannya. Pasalnya, jika kue tersebut tidak habis kue itu tidak bisa dijual lagi keesokan harinya. Maka, sisa kue jualan itu, hanya dimakan bersama saudaranya ketimbang basi.

Rumah Billy di Papua juga tidak memiliki listrik, sehingga ia harus belajar menggunakan pelita atau lampu minyak. Namun ternyata, meski dengan banyak keterbatasan, mimpi Billy besar untuk meraih kesuksesan sedikit-demi sedikit terwujud.

Karena berasal dari keluarga tidak mampu, Billy berusaha untuk berprestasi sehingga bisa mendapatkan beasiswa. Harapannya pun terwujud, setara dengan perjuangannya untuk meraih prestasi.

Mulanya, Billy mendapat beasiswa untuk SMA favorit di Jayapura. Setelah lulus, ia melanjutkan ke Institusi Teknologi Bandung (ITB) menggunakan beasiswa afirmasi dan Dana Otonomi Khusus dari pemerintah.

Hasilnya, ia pun meraih gelar Sarjana Teknik Pertambangan dan Perminyakan di kampus nomor wahid tersebut.

Dikutip dari laman LinkedIn pribadi milik Billy, selain saat ini sedang menjalani pendidikan Strata 2 di salah satu kampus tertua sedunia University of Oxford, Inggris, ia juga telah menamatkan pendidikan  di Australian National University, Canbera, Australia dan mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA), Sustainability Management. Billy juga punya gelas Sarjana Sains dari University of London.

Dalam waktu dekat, Billy juga akan melanjutkan pendidikan doktoralnya dengan Beasiswa Afirmasi dari LPDP di Universitas Harvard, Amerika Serikat, dalam bidang pembangunan manusia.

Billy berharap latar belakang pendidikan dan pengalamannya selama ini dapat membantu tugasnya sebagai Staf Khusus Jokowi nanti. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Staf Khusus Presiden Jokowi generasi milenial

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top