Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mahfud MD Soal Vonis Bebas Sofyan Basir: Biarin Saja

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD irit berkomentar saat ditanya perihal vonis bebas mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 November 2019  |  16:57 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD irit berkomentar saat ditanya perihal vonis bebas mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Dirinya mengaku tak memiliki wewenang terkait vonis bebas yang diterima oleh Sofyan Basir. Pasalnya seluruh putusan merupakan urusan pengadilan.

"Ya tidak apa-apa biarin saja. Kan itu urusan pengadilan ya. Pengadilan itu bukan pemerintah loh. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu. Kalau dulu saya aktivis bisa berkomentar. Saya tidak boleh sekarang," katanya di Kemenko Polhukam, Selasa (5/11/2019).

Di samping itu, dia juga enggan berspekulasi apakah vonis bebas Sofyan merupakan salah satu penanda KPK mulai mati langkah untuk memberantas kasus korupsi.

"Ya terserah saja, terserah yang menafsirkan masing-masing. Masak ditanya ke sana tafsir orang," ucapnya.

Mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir divonis bebas oleh hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

Pada sidang pembacaan putusan, Senin (4/11/2019), Sofyan Basir dinyatakan tidak bersalah atas dakwaan yang menjerat dirinya dalam kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Kasus uap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan anggota Komisi VI DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

Dalam perjalanan penyidikan, KPK juga menjerat mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham sebagai tersangka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sofyan basir
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top