Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kejagung Tangkap Buronan Kasus Bank Century

Stefanus sudah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba untuk menjalani pidana badan usai divonis oleh Pengadilan atas perbuatan tindak pidana pencucian uang pada Bank Century.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  09:39 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) meringkus buronan tindak pidana pencucian uang kasus Bank Century atas nama Stefanus Farok Nurtjahja pada Selasa 29 Oktober 2019 pukul 17.00 WIB di Jakarta.

Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Kejagung, Jan S Marinka mengungkapkan bahwa terpidana diamankan saat berada di sebuah rumah makan.

Stefanus tidak memberikan perlawanan apapun pada saat ditangkap oleh Tim Gabungan Intelijen dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan JAMIntel Kejagung.

“Tim gabungan intelijen Kejaksaan telah berhasil menangkap buronan atas nama Stefanus Farok Nurtjahja di sebuah rumah makan di Jakarta,” tutur Marinka, Rabu (30/10).

Dia menjelaskan terpidana Stefanus sudah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba untuk menjalani pidana badan usai divonis oleh Pengadilan atas perbuatan tindak pidana pencucian uang pada Bank Century.

“Yang bersangkutan langsung kami bawa untuk menuju ke Lapas Salemba untuk jalani pidananya,” katanya.

Seperti diketahui, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: No. 535 K/Pid.Sus/2014 tanggal 14 Juli 2014, Stefanus Farok Nurtjahja bersama kedua terdakwa lainnya yaitu Raden Mas Johanes Sarwono dan Umar Muchsin dinyatakan bersalah menerima uang sebesar Rp1,1 miliar dari Toto Kuntjoro.

Uang yang diberikan Toto Kuntjoro belakangan diketahui berasal dari Robert Tantular yang telah terbukti melakukan tindak pidana penggelapan, penipuan dan pencucian uang pada Bank Century.

Atas perbuatannya itu, Stefanus Farok Nurtjahja dijatuhi pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar. Namun sebelum Jaksa sempat melakukan eksekusi terhadap dirinya, Stefanus telah melarikan diri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus century
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top