Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Gabung Koalisi Jokowi, Muhaimin Iskandar Sebut Gerindra Makmun Masbuq

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menerima Partai Gerindra jika ingin bergabung ke koalisi Jokowi.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  07:49 WIB
Mau Gabung Koalisi Jokowi, Muhaimin Iskandar Sebut Gerindra Makmun Masbuq
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (ketiga kiri) menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga kanan) sebelum pertemuan di DPP PKB, Jakarta, Senin (14/10/2019). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menerima Partai Gerindra jika ingin bergabung ke koalisi Jokowi.

Hal itu diungkapkan Muhaimin usai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambanginya di kantor DPP PKB, Jakarta pada Senin (14/10/2019), malam.

"Iyalah, enggak apa-apa (masuk koalisi). Tapi, ibarat kalau kita sedang salat itu ada imam dan makmum. Nah, makmum yang datangnya belakangan itu namanya makmum masbuq," ujar Muhaimin lalu kabur menaiki tangga kantor DPP PKB, Jakarta.

Masbuq dalam istilah para ulama fikih adalah orang yang ketinggalan imam dalam sebagian rakaat salat atau seluruhnya atau mendapati imam setelah satu rakaat atau lebih. Apabila masbuq mendapatkan salat berjamaah, maka dia harus mengikuti imam dalam semua perbuatan salat, lalu menyempurnakan yang terlewatkan.

Dengan kata lain, sebagai makmum yang terlambat, Muhaimin meminta Gerindra mengikuti imam dan mengikuti aturan sebagai orang yang datang terlambat.

Belakangan, Prabowo memang gencar sowan ke sejumlah partai koalisi Jokowi. Sebelum bertemu Muhaimin, Prabowo sudah terlebih dahulu bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Namun, hingga saat ini Prabowo belum menegaskan arah Gerindra menjadi oposisi atau koalisi Jokowi.

 "Itu hak prerogatif presiden, udah lah nanti ada waktunya. Kan berkali-kali saya jawab, kalau memang kita dibutuhkan kita siap. Kan begitu. Tapi kita di luar pun kita siap membantu, kita siap mendukung," ujar Prabowo saat ditemui di lokasi yang sama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi gerindra pkb

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top