Dua Teroris yang Ditangkap Dipastikan Rencanakan Serangan di Bali

Polda Bali menemukan fakta baru dari penangkapan dua orang terduga teroris yang ditangkap 2 hari pada Kamis (10/10/2019) di Denpasar.
Sultan Anshori
Sultan Anshori - Bisnis.com 12 Oktober 2019  |  23:31 WIB
Dua Teroris yang Ditangkap Dipastikan Rencanakan Serangan di Bali
Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror. - Antara

Bisnis.com, DENPASAR — Polda Bali menemukan fakta baru dari penangkapan dua orang terduga teroris yang ditangkap 2 hari pada Kamis (10/10/2019) di Denpasar.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan secara intensif, diketahui keduanya akan melakukan kegiatan amaliyah di wilayah hukum Bali.

Hal ini dibuktikan dengan disitanya beberapa barang senjata tajam berupa panah, air soft gun serta sangkur dari tangan kedua terduga teroris tersebut.

"Salah satu dari dua orang terduga teroris yaitu berinisial AT mempunyai hubungan dekat dengan Abu Rara yang tidak lain sebagai pelaku penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Banten beberapa hari yang lalu.

Terduga AT ini berada dalam satu grup "Menanti Al Mahdi" dengan Abu Rara dan sudah merencanakan kegiatan amaliyah di Bali," ujarnya dalam keterangan resminya yang disampaikan kepada wartawan Sabtu, (12/10/2019) malam.

Hengky menambahkan keduanya yang juga bapak dan anak tersebut sudah merencanakan niat jahat apabila sewaktu-waktu ditangkap oleh petugas mereka akan melakukan perlawanan dan membuang barang bukti handphone dan laptop ke dalam air untuk menghilangkan jejak.

Dia menegaskan hingga saat ini tim Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri dan tim dari Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali masih memeriksa secara intensif dua terduga teroris karena diduga berbaiat kepada pimpinan kelompok radikal ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

"Dari tangan terduga teroris tersebut, kami telah mengamankan barang bukti berupa panah, air soft gun, sangkur, handphone, dan laptop," kata Hengky.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teroris, wiranto

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top