Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Motif Abu Rara dan Istrinya Serang Wiranto

Kepolisian mengungkap motif Syahril Alamsyah alias Abu Rara menyerang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pada Kamis (10/10/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 12 Oktober 2019  |  07:39 WIB
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (kanan) menunjukkan foto tersangka pelaku dan barang bukti penikaman Menko Polhukam Wiranto saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/10/2019). - Antara
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (kanan) menunjukkan foto tersangka pelaku dan barang bukti penikaman Menko Polhukam Wiranto saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/10/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian mengungkap motif Syahril Alamsyah alias Abu Rara menyerang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pada Kamis (10/10/2019).

Menurut polisi Abu Rara kesal karena gurunya, Abu Zee, pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi ditangkap.

"Abu Rara stres, tertekan, setelah mendengar Abu Zee, ketuanya tertangkap. Akhirnya melakukan amaliyah," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Jumat (11/10/2019).

Dedi menceritakan kekesalan tersebut disampaikan Abu Rara kepada istrinya, Fitri Andriana. Kemudian, pasangan suami istri itu merencanakan serangan.

"Nah, mereka dengar ada kabar bahwa ada helikopter dan masyarakat ramai berkumpul di alun-alun, akhirnya memutuskan melancarkan aksi di sana," ujar Dedi. Keduanya pun berbagi tugas.

Abu Rara, kata Dedi, bakal menyerang siapapun yang turun dari helikopter di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, yang kebetulan saat itu adalah Wiranto. Sedangkan, Fitria akan menyerang anggota polisi.

Saat ini Abu Rara dan Fitria tengah menjalani pemeriksaan secara insentif di Markas Besar Kepolisian RI oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

Sementara, Wiranto masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena dua luka tusuk di bagian perut akibat penyerangan itu.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Helikopter wiranto

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top