Bupati Irna Khawatir Penyerangan Wiranto Berefek Buruk untuk Pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengecam penusukan Wiranto yang diduga dilakukan teroris JAD di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 12 Oktober 2019  |  06:46 WIB
Bupati Irna Khawatir Penyerangan Wiranto Berefek Buruk untuk Pandeglang
Menko Polhukam Wiranto (ketiga kiri) diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Pandeglang Irna Narulita mengecam penusukan Wiranto yang diduga dilakukan teroris JAD di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

Menurut Irna penyerangan itu sulit untuk diterima akal sehat apapun alasannya.

“Saya sangat menyesalkan atas kejadian seperti ini, hal yang sangat tidak bisa diterima oleh akal sehat,” kata Irna.

Padahal, kedatangan mantan Panglima TNI itu ke Pandeglang adalah untuk kepentingan dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang.

“Beliau datang ke Pandeglang untuk meresmikan Gedung Kuliah Bersama Universitas Mathla’ul Anwar yang merupakan bantuan dari pemerintah melalui peran Wiranto,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Irna, masyarakat seharusnya bisa mengapresiasi kontribusi Menko Polhukam itu terhadap dunia pendidikan. Terlebih Wiranto merupakan Ketua Majelis Penasehat Mathla’ul Anwar sejak 25 tahun lalu.

 “Jadi saya mengapresiasi atas dedikasi beliau, banyak kontribusinya untuk dunia pendidikan di Pandeglang,” katanya.

Sebagai bupati Pandeglang, Irna mengkhawatirkan penyerangan Wiranto dapat membawa efek buruk bagi daerahnya.

 “Saya atas nama Bupati Pandeglang, masyarakat Pandeglang, tentunya sangat khawatir dengan kejadian tersebut karena ini hajat kita untuk silaturahmi, dan beliau merupakan keluarga besar Mathla’ul Anwar sudah 25 tahun yang saya tahu,” tambahnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pandeglang, wiranto

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top