Ini Cara Wapres JK Peringati Hari Batik 2019

UNESCO, menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009. Penetapan itu sekaligus pengakuan dunia terhadap budaya Indonesia.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  13:43 WIB
Ini Cara Wapres JK Peringati Hari Batik 2019
Wapres Jusuf Kalla memberi keterangan kepada wartawan - Bisnis/Anggara Pernando

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO, menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009. Penetapan itu sekaligus pengakuan dunia terhadap budaya Indonesia.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan batik sebagai warisan dunia itu dengan meminta delegasi Indonesia menggunakan batik pada Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-74 di New York , Selasa (24/9/2019) lalu.

"Jadi satu hari itu Wapres JK Full gunakan Batik di fora internasional," ujar Husain Abdullah, Juru Bicara Wakil Presiden RI, Rabu (2/10/2019).

Dengan permintaan itu, maka delegasi Indonesia kala itu yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Komunikasi dan Informatikan Rudiantara dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignatius Jonan dan Dubes LBBP/Wakil Tetap RI di PBB Dian Triansyah Djani menggunakan baju batik.

"Tidak hanya itu, diplomasi batik juga ia gunakan saat bertemu dengan Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar T.D dan undangan Reception With Pasific Island Developing State, Perdana Menteri Fiji yang juga selaku Chair Pasific SIDS di Events Room, Ground Floor, UN Plaza pada malam harinya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batik, Wapres JK

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top