Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Independensi Bank Sentral 'Berkat' Jasa B.J. Habibie

B.J. Habibie naik sebagai presiden ketiga RI menggantikan Soeharto. Habibie adalah presiden masa integrasi Orde Baru ke era Reformasi. Sebagai Bapak Demokratisasi Indonesia, kebijakan yang dia keluarkan tak sebatas pada bidang sosial, politik, dan hukum tetapi juga pada bidang ekonom.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 12 September 2019  |  10:05 WIB
Sejumlah prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengangkat peti jenazah dari almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie menuju mobil ambulans di Rumah Jenazah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019). - Antara
Sejumlah prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengangkat peti jenazah dari almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie menuju mobil ambulans di Rumah Jenazah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Mantan Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie yang wafat pada 11 September 2019 ini adalah pemimpin yang memberi independensi terhadap Bank Indonesia setelah krisis moneter 1998.

Winang Budoyo, Chief Economist Bank BTN, menyatakan bahwa salah satu warisan penting almarhum B.J. Habibie selama menjabat sebagai presiden adalah terbitnya Undang-Undang (UU) tentang Bank Indonesia pada tahun 1999.

"UU yang dikeluarkan semasa beliau menjadi presiden adalah UU BI yang menjadikan BI sebagai bank sentral yang independen, lepas dari kepentingan pemerintah dan hanya diberi satu tugas yaitu stabilisasi," ujar Winang kepada Bisnis.com, Kamis (12/9/2019).

Winang menilai warisan Habibie ini sanfat penting terhadap perekonomian Indonesia.

B.J. Habibie naik sebagai presiden ketiga RI menggantikan Soeharto. Habibie adalah presiden masa integrasi Orde Baru ke era Reformasi. Sebagai Bapak Demokratisasi Indonesia, kebijakan yang dia keluarkan tak sebatas pada bidang sosial, politik, dan hukum tetapi juga pada bidang ekonom.

Insinyur lulusan Institut Teknologi Bandung ini menjabat sebagai presiden yang mewarisi kondisi krisis moneter Asia yang berimbas pada krisis moneter di Indonesia. Dengan gaya kepemimpinan yang demokratis, dia ikut mendorong independensi Bank Indonesia.

Terbukti, pada masa pemerintahan Habibie, dia berhasil mengembalikan kurs rupiah yang sempat terjun ke level Rp16.800 per dolar AS pada Juni 1998 ke Rp7.000-Rp8.000 per dolar AS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habibie bj habibie
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top