Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ibu Kota Pindah, Menteri Basuki Tak Akan Membangun Tanpa Regulasi

Pemerintah menugasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Agraria dan Tata Ruang, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional untuk mengkaji ibu kota baru. Akan tetapi landasan hukumnya belum ada.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  18:40 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kompleks Parlemen Senayan, Rabu (28/8/2019) - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kompleks Parlemen Senayan, Rabu (28/8/2019) - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menugasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Agraria dan Tata Ruang, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional untuk mengkaji ibu kota baru. Akan tetapi landasan hukumnya belum ada.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa tidak akan ada pembangunan yang dilakukan jika regulasi belum ada.

“Ya pasti kan ini ibu kota negara bukan bangun rumah tinggal ya. Jadi pasti harus ada undang-undangnya. Harus ada undang-undangnya. Semua harus ada,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Basuki menjelaskan bahwa itu sebabnya Presiden Joko Widodo langsung mengirim surat ke legislatif agar selanjutnya dibuat undang-undang. Akan tetapi dia tidak bisa menunggu sampai semuanya beres. 

Selagi menunggu, pemerintah membuat tahapan-tahapan terkait rencana pemindahan ibu kota. Kementerian yang ditugasi mendesain kawasan seperti rencana tata bangunan dan lingkungan. Ini dilakukan dalam jangka 2019—2020.

Tahapan kedua yaitu membangun prasarana dasarnya yang direncanakan 2020—2023. Di sini PUPR membuat jalan, drainase, sampai air bersih.

“Setelah itu baru tahap ketiganya. Mudah-mudahan bisa dimulai tahun depan setelah tahap kedua. Itu yang perkantorannya, perumahannya sehingga nanti tahun 2023—2024 kita sudah ada rencana pergerakan pemindahan kesana dari kementerian-kementerian,” ucap Basuki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibu Kota Dipindah basuki hadimuljono
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top