Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Calon Ibu Kota, BMKG : Kalimantan Aman dari Gempa dan Tsunami

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa Kalimantan letaknya jauh dari gempa megatrust.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  18:22 WIB
Calon Ibu Kota, BMKG : Kalimantan Aman dari Gempa dan Tsunami
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah memutuskan lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga turut menganalisa dari sisi kegempaan. 

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa Kalimantan letaknya jauh dari gempa megatrust. Posisi megatrust berada sekitar 250 km dari pantai Sumatra yang memanjang lalu menikung ke selatan Jawa, Nusa Tenggara, sampai Papua Selatan. 

“Pulau Kalimantan itu sesungguhnya bagian dari benua Asia. Satu-satunya pulau besar di indonesia yang merupakan bagian benua Asia kondisi tektoniknya jauh lebih stabil daripada pulau Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara sampai Papua,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Dwikorita menjelaskan bahwa Kalimantan lebih stabil karena sudah tidak lagi mengalami proses penumpukan lempeng tektonik. Bumi Borneo juga memiliki batuan yang lebih stabil dalam meredam getaran. Dengan begitu jika ada gempa, goyangannya tak terlalu terasa. 

Dari sisi tsunami, Kalimantan juga umumnya hanya dapat kiriman. Pusatnya pun jauh. Ini berbeda dengan pulau sebelahnya seperti Sulawesi. 

Dwikorita mencontohkan gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi beberapa waktu lalu hanya berjarak 2 menit. Akan tetapi Kalimantan jarak antara keduanya berselang 20 menit. Pemerintah bisa mengevakuasi warganya jika ada peringatan dini.

“Bandingkan 2 menit sama 20 menit kan bedanya jauh. Insyaallah apa yang diputuskan presiden [untuk pindah ibu kota] dari sudut pandang gempa bumi dan tsunami kami sangat bersyukur sudah paling baik,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMKG Ibu Kota Dipindah
Editor : Akhirul Anwar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top