Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rektor Komarudin Hidayat Sebut Wacana NKRI Bersyariah Pepesan Kosong

Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Komarudin Hidayat menyebut wacana NKRI bersyariah sebagai pepesan kosong karena secara substansi syariat Islam telah dilaksanakan di negara ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  07:00 WIB
 Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjalan menuju Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2015). - Antara/M Agung Rajasa
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjalan menuju Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2015). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA - Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Komarudin Hidayat menyebut wacana NKRI bersyariah sebagai pepesan kosong karena secara substansi syariat Islam telah dilaksanakan di negara ini.

"Jadi, kita harus kembali ke substansi. Jangan lagi ada label-label itu (bersyariah). Label itu hanya emosi saja itu. Itu (wacana NKRI bersyariah) pepesan kosong saja," kata Komarudin dikutip dari siaran pers di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Wacana NKRI bersyariah muncul dari rekomendasi Ijtima Ulama IV di Lorin Hotel Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (5/8/2019).

Menurut Komarudin sejatinya NKRI bersyariah yang diwacanakan itu hanya label semata karena substansi agama sudah dilaksanakan di Indonesia.

Komarudin mencontohkan agama mengajarkan antikorupsi, Indonesia punya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Agama mengajarkan antikebodohan, ada pendidikan di negara ini.

"Agama antisakit yang mana ada rumah sakit. Jadi, sebenarnya tanpa label agama pun sejatinya agama itu sudah dilaksanakan," tutur Komarudin.

Komarudin Hidayat mengatakan tantangan bagi tokoh agama adalah menjadikan agama dan penganutnya produktif sehingga tak mudah dikapitalisasi oleh politisi untuk kepentingan politik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

syariah indonesia nkri

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top