Selain Jaga Keamanan dan Ketertiban, TNI-Polri Kini Harus Ikut Atasi Karhutla

Tugas anggota TNI dan Polri kini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Ada tugas lain yang harus turun diemban, yakni mengatasi radikalisme serta kebakaran hutan dan lahan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  13:43 WIB
Selain Jaga Keamanan dan Ketertiban, TNI-Polri Kini Harus Ikut Atasi Karhutla
Suasana kebakaran lahan gambut di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (30/1/2019). - ANTARA/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, JAKARTA - Tugas anggota TNI dan Polri kini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Ada tugas lain yang harus turun diemban, yakni mengatasi radikalisme serta kebakaran hutan dan lahan. 

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan pembekalan kepada 1.189 perwira TNI dan Polri yang tergabung dalam Program Kegiatan Bersama Kejuangan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Dalam arahannya, Wapres JK mengatakan bahwa tugas anggota TNI dan Polri saat ini tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban saja, melainkan juga turut terlibat dalam mengatasi masalah pemberantasan radikalisme serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"TNI dan Polri bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan bangsa, tapi juga mengatasi masalah-masalah bangsa, seperti radikalisme apakah itu di Poso, Papua dan beberapa tempat lain. Juga kalau terjadi bencana, yang di depan adalah TNI dan Polri seperti kemarin Panglima dan Kapolri ditugaskan mengatasi masalah kebakaran hutan," kata Wapres JK di Gedung Jos Soedarso, Seskoal, Jakarta.

Pada setiap tahap pendidikan tinggi yang ditempuh, lanjut Wapres, perwira TNI dan Polri berkesempatan untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga pertahanan, keamanan, dan ketertiban negara.

Wapres berharap dalam pendidikan tinggi tersebut para perwira menengah dapat mewujudkan tujuan negara secara bersama-sama yakni menciptakan kemakmuran dan keadilan bagi masyarakat.

"Maka dibutuhkan berbagai syarat dan upaya, di samping kemajuan yang banyak di bidang ekonomi, juga dibutuhkan stabilitas politik dan keamanan dalam negeri. TNI tugasnya ialah jadi pertahanan bangsa ini, dan polri bertugas untuk menjaga ketertiban dan keamanan negeri ini," jelas JK.

Pendidikan tinggi tersebut diikuti antara lain oleh 150 anggota TNI dari Sesko TNI, 62 perwira Polri dari Sespimti, 328 perwira Seskoad, 302 perwira Seskoau, dan 30 siswa pascasarjana.

Tujuan Program Kegiatan Bersama Kejuangan tersebut adalah mencetak perwira TNI dan Polri sebagai calon pemimpin negara yang memiliki kemampuan merumuskan konsep pembangunan bangsa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Wapres JK, tni-polri

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top