Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Musim Kemarau, Tapi Udara Pagi Lebih Dingin ? Ini Alasannya

Tanah air saat ini tengah memasuki musim kemarau dengan puncaknya diprediksi terjadi pada Agustus 2019
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  21:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA  Tanah air saat ini tengah memasuki musim kemarau dengan puncaknya diprediksi terjadi pada Agustus 2019.

Meski memasuki musim kemarau, tapi ternyata suhu di pagi hari justru menjadi lebih dingin dari biasanya.

Terkait hal tersebut, BMKG melalui akun instagramnya menjelaskan fenomena tersebut.

BMKG menyatakan lebih dinginnya udara yang dirasakan sobat sekalian terutama pada musim kemarau ini disebabkan karena tidak adanya awan pada malam hari sehingga energi panas bumi atau gelombang panjang dipancarkan seluruhnya dan tidak ada yang dipantulkan kembali ke Bumi.

Dinginnya udara malam hari akan berlangsung hingga pagi hari menjelang siang hari hingga bumi kembali menyerap energi gelombang pendek dari matahari kemudian dipancarkan lagi ke atmosfer dan pada saat itulah kita akan kembali merasakan kehangatan/panas bumi.

Mereka menjelaskan hal itu terjadi karena panas yang kita rasakan di bumi merupakan energi gelombang panjang yang dipancarkan bumi setelah menyerap radiasi matahari berupa gelombang pendek. Energi panas bumi tersebut membuat kita hangat karena energi gelombang panjang tersebut dipantulkan kembali ke bumi oleh awan-awan diatas sana. .
.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMKG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top