Ganja Tidak Mematikan, tapi Bikin Bodoh

Seseorang pengguna ganja tidak serta-merta meregang nyawa ketika menyalahgunakan tanaman tersebut. Tetapi, efeknya berpotensi besar untuk menjadi bodoh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  07:10 WIB
Ganja Tidak Mematikan, tapi Bikin Bodoh
Penemuan ladang ganja di Aceh Besar, Provinsi Aceh. - Antara/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA - Seseorang pengguna ganja tidak serta-merta meregang nyawa ketika menyalahgunakan tanaman tersebut. Tetapi, efeknya berpotensi besar untuk menjadi bodoh.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Laboratorium Narkotika Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigjen Pol. Mufti Djusnir. "Dengan diikatnya gelembung oksigen oleh tetrahydrocannabinol THC (zat dalam ganja), sel otak menjadi mati. (Sel) yang mati tidak bisa diperbaiki dan hanya sisanya yang bisa dipakai. Kalau berkelanjutan memakai ganja, sel mati semakin banyak," ujar Mufti seperti dikutip dari Antara, Rabu (31/7/2019).

Mufti mengatakan otak manusia mempunyai gelembung udara yang berisi oksigen. Semakin banyak oksigen di dalam otak, seseorang akan semakin pintar. Begitu pula sebaliknya.

Pendapat senada juga diungkapkan ahli medis University of Pennsylvania Perelman School of Medicine di Amerika Serikat, Marcel Bonn-Miller. Bonn-Miller, seperti dilansir laman WebMD, menyampaikan ganja dapat mengganggu kecerdasan intelektual dan fungsi mental remaja karena perkembangan otak pada rentang usia remaja masih terus berkembang.

Penggunaan ganja juga memiliki sederet efek negatif, antara lain depresi, halusinasi, detak jantung menjadi cepat, tekanan darah rendah, dan mempengaruhi penilaian serta koordinasi seseorang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
narkoba, ganja, Depresi

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top