Moeldoko: Belum Ada Pembahasan Soal Penambahan Anggota KIK

Moeldoko mengatakan, tidak ada pembicaraan tentang isu lain saat pembubaran TKN, Jumat (26/7/2019) ini. Pembubaran TKN disebutnya hanya berisi ucapan terima kasih yang disampaikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  19:57 WIB
Moeldoko: Belum Ada Pembahasan Soal Penambahan Anggota KIK
Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo (ketiga kanan) berfoto dengan sejumlah petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, sebelum pertemuan di Jakarta, Jumat (26/7/2019). Agenda pertemuan membahas pembubaran TKN. - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Eks Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko menyebut belum ada pembicaraan soal rencana penambahan partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) hingga saat ini.

Moeldoko mengatakan, tidak ada pembicaraan tentang isu lain saat pembubaran TKN, Jumat (26/7/2019) ini. Pembubaran TKN disebutnya hanya berisi ucapan terima kasih yang disampaikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

“Ini acara TKN saja nggak ada yang lain. Ucapan terimakasih saja kepada Pak Jokowi,” kata Moeldoko di kawasan Menteng, Jakarta.

Moeldoko juga menegaskan soliditas parpol anggota KIK masih terjaga hingga sekarang. Menurutnya belum ada pembicaraan soal wacana penambahan parpol anggota KIK oleh para petinggi parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf.

Dia juga menyebut Jokowi selalu mendengar pendapat dan masukan parpol pendukungnya serta relawan ihwal wacana penambahan anggota KIK. Hal itu bisa jadi pertimbangan sebelum ada keputusan soal perlu tidaknya penambahan parpol anggota KIK di masa mendatang.

“Presiden selalu mendengarkan termasuk relawan apalagi partai pendukung. Jadi konsepnya seperti itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi telah mengatakan abah KIK belum berbicara mengenai penambahan anggota koalisi.

“Kita, partai-partai pendukung kita belum pernah berkumpul berbicara mengenai koalisi. Penambahan koalisi belum,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kekuatan koalisi partai pendukung Jokowi-Ma'ruf sudah cukup pada saat ini. Jokowi menyatakan kondisi koalisi sejumlah partai politik tersebut “tetap rukun dan lebih solid dari sebelumnya.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Kabinet Jokowi

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top