Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BERITA GLOBAL 18 JULI: Ritel dan Pariwisata Mulai Terimbas

Berita mengenai dampak unjuk rasa terhadap akitivitas ekonomi Hong Kong menjadi sorotan media nasional, Kamis (18/7/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  09:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai dampak unjuk rasa terhadap akitivitas ekonomi Hong Kong menjadi sorotan media nasional, Kamis (18/7/2019).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Ritel dan Pariwisata Mulai Terimbas. Unjuk rasa yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir mulai memberikan dampak pada kegiatan ekonomi Hong Kong. Aksi ini membuat pembeli lokal menjauhi pusat perbelanjaan dan menghalangi wisatawan dari mainland China. (Bisnis Indonesia)

AS Kebanjiran, China Kehausan. Jean-Baptiste Dubreuil, analis gas alam senior di IEA mengatakan, ekspor LNG AS akan melonjak hingga lebih dari 100 miliar meter kubik (billion cubic meters/ bcm) pada 2024, menggeser pemimpin pasar saat ini Australia dan Qatar. (Bisnis Indonesia)

Aksi Jual Bayangi Bitcoin. Aksi jual tengah membayangi pasar bitcoin seiring dengan banyaknya kritik terhadap bitcoin dari pemerintah AS sehingga membuat bitcoin kembali diperdagangkan di bawah level US$10.000 per bitcoin. (Bisnis Indonesia)

Resesi di Singapura Kian Mendekat. Ekonomi negeri Singapura semakin memburuk. Satu persatu data perekonomian negeri Merlion memperlihatkan negara mini tersebut semakin mendekati resesi. (Kontan)

Isu Penerapan Pajak Digital Dominasi Pertemuan Menkeu G-7. Pemerintah prancis bersikukuh menjalankan rencananya untuk menerapkan pajak kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang memperoleh pendapatannya di negaranya, dan mengatakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan perselisihan adalah melalui kesepakatan internasional. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hong kong
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top