Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garuda Indonesia Laporkan 2 Youtuber ke Polisi

Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia melaporkan dua Youtuber ke Polres Bandara Soekarno-Hatta dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  07:11 WIB
Teknisi bersiap memeriksa pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Teknisi bersiap memeriksa pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia melaporkan dua Youtuber ke Polres Bandara Soekarno-Hatta dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Alexander Yurikho mengatakan kedua Youtuber itu adalah Rius Vernandes dan Aditio Dwi Laksono.

"Postingan melalui media sosial Instagram yang content atau isinya foto dan serta catatan tulisan tangan yang dinilai oleh pelapor mengandung unsur pencemaran nama baik," ujarnya, Selasa (16/7/2019).

Menurut Yurikho, Garuda Indonesia melapor pada Sabtu, 13 Juli 2019, atas kejadian dalam penerbangan GA 715 - 417 tujuan Sydney - Denpasar - Jakarta.

Kedua Youtuber tadi diduga menyebarluaskan foto catatan pada selembar kertas yang disebut menu pada penerbangan melalui InstaStory pada media sosial Instagram.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia youtube

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top