Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JK: Pengusaha Muda Jangan Didorong-Dorong Jadi Menteri

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memiliki pandangan tersendiri terkait menteri muda yang akan mengisi kursi kabinet di pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo atau JK. JK menilai tak seharusnya sosok entrepreneur muda didorong terus-menerus untuk menjadi menteri.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  23:47 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) - Antara
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA  - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memiliki pandangan tersendiri terkait menteri muda yang akan mengisi kursi kabinet di pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo atau JK. JK menilai tak seharusnya sosok entrepreneur muda didorong terus-menerus untuk menjadi menteri.

JK mencontohkan salah satunya adalah sosok Nadiem Makarim yang merupakan CEO Go-Jek. "Jangan anak-anak muda yang sukses di bisnis didorong-dorong jadi birokrat. Jangan," kata JK saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Juli 2019.

JK mengatakan sosok Nadiem telah mampu membuktikan diri sukses memajukan bangsa. Bahkan Go-Jek saat ini telah berekspansi hingga ke luar negeri. JK menilai akan lebih bagus jika Nadiem tetap fokus menekuni bidangnya saat ini.

"Menteri ini terbatas bidangnya. Yang dibutuhkan bangsa ini entreprenuer. Kalau jadi menteri banyak yang mau, kalau entrepreneur tidak banyak, apalagi sebesar itu," kata JK.

Hari ini, Nadiem datang untuk mengunjungi JK di Kantor Wapres. Namun kedatangan Nadiem disebut JK hanya membahas terkait upaya peningkatan kualitas transportasi di Jakarta dan terkait Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

JK mengatakan saat ini Indonesia membutuhkan menteri yang memiliki ketegasan, pikiran, dan tindakan yang terjaga, serta keberanian untuk bisa mengeksekusi. Hal ini seusai dengan pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi, yang dibacakan pada Ahad malam lalu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabinet Jokowi

Sumber : tempo.co

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top