Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus BLBI : Ini Hasil Pemeriksaan KPK terhadap Laksamana Sukardi dan Glenn Yusuf

Kemarin, KPK memeriksa tiga orang saksi yakni mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Laksamana Sukardi, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Glenn Muhammad Surya Yusuf, dan seorang aparatur sipil negara (ASN) Edwin H Abdulah.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  10:41 WIB
Kasus BLBI : Ini Hasil Pemeriksaan KPK terhadap Laksamana Sukardi dan Glenn Yusuf
Mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/7/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (10/7/2019) menyelesaikan pemeriksaan terhadap dua saksi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) terkait dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

Kemarin, KPK memeriksa tiga orang saksi yakni mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Laksamana Sukardi, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Glenn Muhammad Surya Yusuf, dan seorang aparatur sipil negara (ASN) Edwin H Abdulah.

Ketiga saksi itu diperiksa untuk tersangka mantan pemegang saham utama Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim.

Laksamana Sukardi merupakan Menteri BUMN periode 1999—2004.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa telah memeriksa para saksi terkait dugaan korupsi BLBI yang menjerat Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim.

Dari keempat saksi yang sedainya dipanggil, hanya tiga saksi yang memenuhi panggilan KPK.

"Tim mengonfirmasi pengetahuan dan peran saksi-saksi terkait dengan proses pemenuhan kewajiban pemegang saham BDNI sesuai kapasitas masing-masing," kata Febri, Rabu (10/7/2019).

Kepada Glenn, penyidik mendalami beberapa hal di diantaranya rangkaian proses-proses mulai dari pengambil alihan pengelolaan BDNI dan tanggung jawab Sjamsul Nursalim dalam penyelesaian kewajibannya hingga permintaan agar Sjamsul Nursalim menambah aset untuk mengganti kerugian karena adanya misrepresentasi atas kredit petambak saat itu.

"Termasuk adanya penolakan dari Sjamsul Nursalim dan informasi lain yang relevan.

Sedangkan untuk Laksamana Sukardi, lanjut Febri, penyidik mendalami terkait posisi dia di Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) terkait dengan proses menuju penerbitan SKL terhadap Sjamsul Nursalim.

"Pemeriksaan saksi-saksi ini untuk terus memperkuat bukti dugaan korupsi yang dilakukan SJN dan ITN yang menjadi tersangka dalam kasus ini," ujar Febri.

Sementara itu, baik Laksamana Sukardi dan Glenn tak berbicara banyak usai diperiksa tim penyidik KPK. Keduanya langsung bergegas meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.

"No comment," kata Glenn.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK kasus blbi blbi
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top