Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Moeldoko : Isu Kabinet Jokowi Hampir Tiap Pekan Berubah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan isu mengenai susunan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024 hampir berubah setiap pekan.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 02 Juli 2019  |  14:21 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko - JIBI/Dwi Prasetya
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan isu mengenai susunan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024 hampir berubah setiap pekan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Moeldoko di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/7/2019) menjawab pertanyaan jurnalis mengenai sejumlah nama yang diisukan akan masuk ke dalam Kabinet Jokowi.

"Ya namanya isu, kan setiap hari berganti itu. Nggak usah terlalu ditanggepin. Hampir setiap minggu berubah," kata mantan Panglima TNI itu.

Moeldoko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dalam Pemilihan Presiden 2019 menyatakan Presiden tidak membentuk tim untuk menyusun kabinet. Menurutnya, penyusunan kabinet merupakan hak presiden.

"Itu hak preogratif Presiden," kata Moeldoko.

Pada saat ini, Presiden belum mengumumkan siapa saja menteri yang akan masuk ke dalam Kabinet pada periode pemerintahan 2019-2024.

Dalam sejumlah kesempatan, Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan menteri yang dapat menjadi eksekutor kebijakan dan juga mempertimbangkan anak muda untuk menjadi menteri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

moeldoko Kabinet Jokowi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top