Sidang MK : Kemkominfo Tak Akan Batasi Media Sosial, Ini Syaratnya

Kemenkominfo tidak akan membatasi akses media sosial saat sidang sengketa pilpres 2019 berlangsung di Mahkamah Konstitusi. Namun ada syaratnya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Juni 2019  |  09:50 WIB
Sidang MK : Kemkominfo Tak Akan Batasi Media Sosial, Ini Syaratnya
Media sosial - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menjamin tidak akan melakukan pembatasan layanan media sosial selama berita palsu atau hoaks mengenai sidang Mahkamah Konstitusi (MK) tidak banyak tersebar di media sosial.

Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu mengungkapkan bahwa pihaknya sampai kini masih melakukan pemantauan aktivitas peredaran informasi hoaks di media sosial mengenai proses di MK.

Pria yang akrab disapa Nando itu juga memastikan jika terjadi peningkatan penyebaran informasi atau berita hoaks mengenai sidang hari ini di MK hari ini, maka Pemerintah akan langsung membatasi penggunaan layanan media sosial, agar sidang MK bisa berjalan dengan lancar, tanpa informasi hoaks di media sosial.

"Langkah pelambatan atau pembatasan media sosial hanya dilakukan jika terjadi peningkatan eskalasi hoaks dan hasutan di media sosial," tutur Nando, Jumat (14/6/2019).

Dia berharap selama proses sidang di MK, tidak ada akun media sosial yang menyebarkan berita hoaks, sehingga pemerintah tidak perlu membatasi penggunaan media sosial sepanjang sidang MK berlangsung.

"Kami berharap pembatasan atau pelambatan ini tidak dilakukan selama sidang MK. Selama tidak ada peningkatan penyebaran berita hoaks," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahkamah konstitusi, Pilpres 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top