Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil Pileg 2019 : Kursi DPR untuk Haji Lulung Digugat Partai Golkar

Jatah PAN diperoleh berdasarkan pembagian kursi kedelapan dengan menggunakan metode konversi Sainte Lague.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  15:10 WIB
Politis PAN Abraham Lunggana alias Haji Lulung (tengah). - Antara/Reno Esnir
Politis PAN Abraham Lunggana alias Haji Lulung (tengah). - Antara/Reno Esnir

Kabar24.com, JAKARTA — Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung belum aman menggenggam tiket anggota DPR RI terpilih dari Dapil DKI Jakarta III.

Berdasarkan penetapan hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), kader Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut diproyeksikan sebagai satu dari delapan anggota DPR utusan Dapil DKI Jakarta III. Pasalnya, PAN memperoleh 123.537 suara pada Pileg 2019 sehingga berhak atas satu kursi DPR.

Jatah PAN diperoleh berdasarkan pembagian kursi kedelapan dengan menggunakan metode konversi Sainte Lague. Kursi itu diperuntukkan buat Lulung yang memperoleh 69.782 suara, terbanyak di antara delapan calon anggota legislatif (caleg) PAN.

Namun, penghitungan suara partai politik di Dapil DKI Jakarta III digugat oleh Partai Golkar ke Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan penetapan KPU, Golkar memperoleh 80.414 suara atau satu setrip di bawah PAN sehingga tidak mendapatkan jatah kursi DPR.

Heru Widodo, kuasa hukum Golkar, mengklaim perolehan suara kliennya tidak sesuai dengan hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Seharusnya, menurut dia, Golkar mengumpulkan 135.628 suara, sedangkan PAN 119.451 suara.

“Pemohon memohon kepada Mahkamah Konstitusi memerintahkan Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan putusan ini,” katanya sebagaimana dikutip dari berkas permohonan, Senin (10/6/2019).

Sebagai alternatif petitum, Heru meminta kepada MK untuk memerintahkan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Dapil DKI Jakarta III dengan membuka formulir C1-Plano. Jika tidak dikabulkan pula, pemohon meminta MK untuk menginstruksikan pemungutan suara ulang (PSU) di seantero TPS Dapil DKI Jakarta III.

Merujuk penetapan KPU, PDIP menjuarai Dapil DKI Jakarta III dengan 669.652 suara atau berhak atas tiga kursi DPR. Adapun, lima kursi lain terdistribusi ke lima partai politik berbeda.

Di Dapil DKI Jakarta III, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengumpulkan 245.667 suara atau di peringkat keempat dengan Ketua Umum PSI Grace Natalie sebagai peraih suara terbanyak. Namun, parpol pendatang baru tersebut tidak kebagian kursi DPR karena gagal memenuhi ambang batas parlemen 4% suara sah nasional.

PEROLEHAN SUARA DAN KURSI PARPOL DAPIL DKI JAKARTA III 

Partai Politik 

Versi KPU 

Kursi 

Versi Golkar 

Kursi 

Partai Demokrasi IndonesiaPerjuangan 669.652 644.774 
Partai Gerindra 344.131 339.631 
Partai Keadilan Sejahtera 295.143 293.893 
Partai Solidaritas Indonesia* 245.667 0* 244.167 0* 
Partai Nasdem 151.908 139.908 
Partai Demokrat 133.666 133.666 
Partai Amanat Nasional 123.537 119.451 
Partai Golkar 80.414 135.628 
Partai Kebangkitan Bangsa 78.548 71.548 
Partai Persatuan Indonesia 62.891 62.891 
Partai Persatuan Pembangunan 40.749 40.749 
Partai Berkarya 24.933 24.933 
Partai Bulan Bintang 20.730 20.730 
Partai Hanura 15.821 15.821 
Partai Gerakan PerubahanIndonesia 4.729 4.729 
Partai Keadilan dan PersatuanIndonesia 2.957 2.957 
Total  2.295.476 2.295.476 

*Tidak dapat kursi karena tak lolos ambang batas parlemen 

Sumber: KPU, MK, 2019, diolah 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai golkar haji lulung
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top