Jelajah Jawa-Bali 2019: Nikmatnya Sate Kambing Buntel, Kuliner Khas Solo

Jika anda penyuka daging kambing, sate buntel patut dicoba bagi Anda  yang sedang melakulan perjalanan mudik ataupun sekedar ke kota Solo.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali | 01 Juni 2019 21:19 WIB

Bisnis.com, SOLO - Jika anda penyuka daging kambing, sate buntel patut dicoba bagi Anda  yang sedang melakulan perjalanan mudik ataupun sekedar ke kota Solo.

Tim Jelajah Lebaran Bisnis pada Sabtu (1/6/2019) berkesempatan mencoba sate buntel di rumah makan Sate Kambing Pak H. Kasdi. Tak susah ditemukan, rumah makan ini berada di selatan Stasiun Balapan Solo, tepatnya di Jalan Monginsidi No. 107, kelurahan Kestalan, kecamatan Banjarsari.

Sebagai informasi, rumah makan ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan tentu saja menu andalannya adalah sate buntel. Karena paling dicari, pengunjung  disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.

Sate buntel sendiri merupakan sate dengan daging kambing cincang berbumbu yang dililitkan menggunakan lemak kambing. Satu porsinya terdapat dua tusuk sate buntel dengan ukuran yang lumayan besar, cukup untuk porsi satu orang.

Struktur daging sate ini cukup lunak, bumbunya terasa, dan sama sekali tidak tercium  bau daging kambing. Selain itu, sate buntel disajikan bersama dengan sayur kol, tomat, dan disirami kecap manis.

Sebagai pelengkap sate buntel, Bisnis memesan menu berkuah yaitu tengkleng. Berbeda dengan tongseng, tengkleng disajikan dengan tulang dan kuah berempah. Sedangkan tongseng dimasak menggunakan potongan daging kambing berbentuk dadu dan dimasak menggunakan kecap manis.

Satu porsi tengkleng ini terbilang cukup banyak untuk porsi satu orang. Disajikan menggunakan piring tanggung, tulang beserta daging terlihat cukup banyak.

Ketika disajikan, tengkleng tercium cukup wangi, terasa gurih dan dagingny pun cukup lembut, sangat mudah dilepas dari tulang-tulangnya. Bagi anda pecinta pedas, tenang saja karena di meja ikut disediakan cabe yang bisa anda ambil sepuasnya.

Di Sate Kambing Pak H. Kasdi juga tersedia menu lainnya, seperti krengseng, gule, dan nasi goreng, serta mereka juga menyediakan minuman tradisional yang biasanya jarang ditemuman di tempat makan pada umumnya, seperti minuman kencur, asem, dan kunir.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019: Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari

 

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
solo, Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top