Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU Siapkan Jawaban dan Alat Bukti Hadapi Gugatan di MK

Komisi Pemilihan Umum pusat mengadakan konsolidasi dengan daerah menghadapi gugatan perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  15:50 WIB
Ketua KPU RI Arief Budiman/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Ketua KPU RI Arief Budiman/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum pusat mengadakan konsolidasi dengan daerah menghadapi gugatan perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mengumpulkan data dari tiap kabupaten/kota yang sesuai dengan gugatan peserta pemilu sebagai pemohon.

Data ini bertujuan sebagai senjata yang paling penting untuk menghadapi gugatan. KPU sebagai pemohon menjawab gugatan sidang dengan alat bukti yang detail.

“Jadi, kita tidak hanya menjawab, tetapi harus didukung sama data dan alat buktinya. Sebab, jawaban-jawaban  kita belum tentu bisa diakui kan,” katanya di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Arief menjelaskan bahwa jawaban yang saling berkaitan dengan bukti bisa menjadi penjelasan yang meyakinkan di persidangan.

Konsolidasi tersebut tidak hanya akan dilakukan sekali demi mematangkan jawaban. Ini juga untuk memperbarui bukti-bukti jika dalam perjalanan sidang pemohon memasukkan gugatan baru.

“Kalau cuma memperbaiki, berarti dokumen alat bukti segala macam gak perlu kita ubah. Tapi kalau ternyata perbaikan itu termasuk mengajukan petitum baru misalnya, terus kemudian daerah sengketa baru, maka KPU mengubah persiapan juga,” jelas Arief.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top