Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Jelaskan Alasan Berita Online Jadi Bukti di Gugatan Pilpres 2019

Sidang perdana gugatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) akan digelar pada 14 Juni 2019.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  00:07 WIB
Capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno menolak hasil perhitungan pilpres 2019 oleh KPU, Selasa (21/5/2019). JIBI/Bisnis - Feni Freycinetia Fitriani
Capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno menolak hasil perhitungan pilpres 2019 oleh KPU, Selasa (21/5/2019). JIBI/Bisnis - Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA -- Sandiaga Uno menjelaskan alasan digunakannya salinan berita media daring sebagai bukti dalam gugatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, salinan berita tersebut hanya awalan. Dia menegaskan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan memberikan bukti lain kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ini akan dilengkapi, link-link berita itu kan memang adalah bukti yang diajukan sebagai bukti pembuka awal," kata Sandiaga, seperti dilansir Tempo, Kamis (30/5/2019).

Berita-berita tersebut diklaim sangat relevan, sehingga pihaknya turut mengajukannya sebagai bukti. Dia menerangkan berita-berita yang dikumpulkan merupakan bentuk temuan dari masalah yang ada di masyarakat. 

"Kami serahkan ini kepada proses dan tim hukum yang akan melengkapi tambahannya, dan akan diregistrasi sebelum persidangan awal dimulai," lanjut Sandiaga.

Ketua Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi Bambang Widjojanto sebelumnya telah menyerahkan 51 daftar bukti saat mendaftarkan gugatan hasil Pilpres 2019 ke MK, Jumat (24/5). 

Adapun sidang perdana gugatan ini rencananya digelar pada Jumat (14/6).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahkamah konstitusi sandiaga uno

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top