AS Dakwa Pendiri WikiLeaks dengan 17 Tuduhan Spionase

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengenakan 17 dakwaan pidana baru terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange pada Kamis (23/5/2019).
AS Dakwa Pendiri WikiLeaks dengan 17 Tuduhan Spionase Denis Riantiza Meilanova | 24 Mei 2019 11:45 WIB
AS Dakwa Pendiri WikiLeaks dengan 17 Tuduhan Spionase
Pendiri WikiLeaks Julian Assange terlihat di dalam mobil polisi setelah ditangkap oleh Kepolisian Inggris di luar Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris, Kamis (11/4/2019). - Reuters/Henry Nicholls

Bisnis.com, JAKARTA--Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengenakan 17 dakwaan pidana baru terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange pada Kamis (23/5/2019).

Mengutip Reuters, Jumat (24/5), Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan Assange didakwa karena mempublikasikan dokumen rahasia secara ilegal serta berkonspirasi dan membantu mantan analis intelijen angkatan darat AS, Chelsea Manning, untuk mengakses informasi rahasia.

Assange awalnya didakwa berkonspirasi dengan Manning untuk mendapatkan akses ke komputer pemerintah sebagai bagian dari kebocoran 2010 oleh WikiLeaks dari ratusan ribu laporan militer AS tentang perang di Afghanistan dan Irak.

Dengan 17 dakwaan baru, kini Assange menghadapi total 18 tuntutan pidana dan bisa terancam mendekam puluhan tahun di penjara jika terbukti bersalah.

"Tuduhan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menunjukkan gawatnya ancaman yang dituntut oleh penuntutan pidana Julian Assange kepada semua jurnalis dalam upaya mereka untuk memberi tahu publik tentang tindakan yang telah diambil oleh pemerintah AS," kata Barry Pollack, seorang pengacara Amerika untuk Assange

Departemen Kehakiman mengatakan bahwa Assange tidak hanya membantu dan mendorong Manning dengan pencurian bahan-bahan rahasia, tetapi ia membahayakan kehidupan orang-orang yang mencakup warga Afghanistan, Irak, jurnalis, pemimpin agama, pembela hak asasi manusia, dan pembangkang politik dari rezim represif dengan mempublikasikan identitas mereka.

Pejabat penegak hukum mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah memohon kepada Assange untuk tidak mengungkapkan identitas sumber-sumber tersebut, tetapi Wikileaks mengabaikan peringatan itu.

Manning ditangkap pada Mei 2010 dan dihukum oleh pengadilan militer pada 2013 atas tuduhan spionase sehubungan dengan pengungkapan Wikileaks 2010.

Presiden Barack Obama mengurangi hukuman Manning menjadi 7 tahun dari 35 tahun, tetapi dia sekarang berada di penjara setelah berulang kali menolak untuk bersaksi di depan dewan juri yang menyelidiki Assange.

Sementara itu, Assange tengah berjuang menghindari ekstradisi ke Amerika Serikat, setelah Ekuador pada April lalu mencabut suakanya. Tujuh tahun berlindung di Kedutaan Besar Ekuador di London, akhirnya ia ditangkap oleh polisi Inggris ketika dia meninggalkan kedutaan, pada 11 April lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wikileaks, Julian Assange

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top