Menang Pilpres 2019, Ini Janji Manis Jokowi-Ma'ruf

Jokowi-Ma'ruf resmi menjadi pemenang Pilpres 2019 menurut hasil hitungan resmi KPU. Nah, untuk itu, kita harus kembali mengingat apa janji manis capres nomor urut 01 ini.
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 21 Mei 2019  |  13:03 WIB
Menang Pilpres 2019, Ini Janji Manis Jokowi-Ma'ruf
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi latihan olahraga paralayang saat mengunjungi kawasan pariwisata berbasis olahraga atau "sport tourism" di Desa Kutuh, Badung, Bali, Jumat (17/5/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA -- KPU telah mengumumkan pemenang pilpres 2019 yakni, Jokowi-Ma’ruf yang unggul dengan 55,5% suara. Dengan begitu, Jokowi bisa dibilang bakal melanjutkan roda pemerintahan. Biar enggak lupa, ini janji-janjinya ketika kampanye dan debat capres sebelumnya.

Selama kampanye, ada beberapa janji dan program dari Jokowi dan Ma'rufuntuk pemerintahan untuk 5 tahun ke depan, apa saja? Simak ulasan berikut ini.

1.Tiga Kartu Sakti

Kartu sakti ini pertama kali diperkenalkan pada saat acara Konvensi Rakyat bertajuk Optimisme Indonesia Maju yang diadakan pada Februari 2019 di Sentul. Ketiga kartu itu yakni, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja.

Sebelumnya, untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) sudah dijalankan saat masa pemerintahan Jokowi-JK yang mencakup SD, SMP, SMA dan SMK.

Nah, pada periode 2019-2024, Jokowi akan mengeluarkan KIP hingga ke jenjang perguruan tinggi. Mahasiswa yang belum mendapatkan KIP dan juga tidak menerima beasiswa Bidik Misi bisa memegang kartu ini pada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Kartu Sembako Murah ala Jokowi akan menyasar segmen ibu rumah tangga dari keluarga yang kurang mampu. Mereka akan mendapatkan bahan pokok, seperti gula, beras, dan minyak dengan harga yang terjangkau.

Terkait Kartu Prakerja ditujukan untuk para lulusan SMA dan SMK dan akademi, agar mereka yang masuk ke dunia kerja dapat memperoleh pelatihan di dalam maupun di luar negeri.

Untuk ketiga kartu ini, Jokowi berjanji akan meluncurkannya pada 2020.

2.Dewi dan Dedi

Program ini disampaikan oleh Ma’ruf Amin pada debat pilpres yang kelima pada April 2019 ketika menjawab pertanyaan strategi meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi.

Ma'ruf berjanji akan membangun program Dewi (desa wisata) dan Dedi (desa digital). Kala itu, Ma’ruf Amin juga menyebutkan akan mengedepankan ekonomi mikro di desa-desa.

Konsep program ini belum secara gamblang dijelaskan, tetapipada era pemerintahan Jokowi saat ini sudah ada desa digital dan desa wisata.

Pada tahun 2016, pemerintah telah berencana memfokuskan desa wisata pada 3 daerah, yakni Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau. Selain itu, juga ada desa di 10 Bali baru.

Adapun untuk desa digital, sudah ada lebih dari 40.000 desa yang terpasang akses internet. Tujuannya unutk memperkecil kesenjangan digital antara perkotaan dan pedesaan.

3.3500 Startup

Ma’ruf Amin mengatakan akan berkomitmen untuk mendorong pengembangan 3.500 startup hingga 2024. Hal ini menjadi solusi untuk membantu menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika memang memiliki gerakan 1.000 startup. Gerakan ini menargetkan startup mempunyai valuasi bisnis senilai 10 miliar dolar AS pada tahun 2020.

Dari gerakan ribuan perusahaan rintisan ini juga diharapkan bisa menambah jumlah unicorn di Indonesia. Saat ini, jumlah Unicorn di Indonesia ada tiga yakni, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

Go-jek yang dulu menjadi Unicorn, kini sudah naik kelas menjadi Decacorn.

4.Infrastruktur Langit

Gagasan infrastruktur langit disampaikan oleh Ma’ruf Amin pada debat pilpres yang mengusung tema Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial dan Budaya pada Maret lalu.

Infrastruktur Langit digunakan Ma'ruf Amin sebagai istilah dari penguatan infrastruktur teknologi informasi berupa Palapa Ring.

Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi pita lebar, Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur. Proyek itu memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps.

5.Dilan

Jokowi memperkenalkan program ini pada debat keempat pilpres Maret lalu. Ketika itu, menurut Jokowi yang dibutuhkan di bidang pemerintahan adalah pemerintahan Dilan.

Dilan di sini bukan tokoh dalam film remaja fenomenal yang diangkat dari karya Pidi Baiq, akan tetapi istilah untuk ‘Digital Melayani’.

Menurut Jokowi, pemerintahan Dilan ini, membutuhkan reformasi pelayanan publik lewat elektronik.

Nah, dari beberapa janji Jokowi-Ma’ruf di atas, program mana nih yang paling kalian tunggu?

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Ma'ruf Amin

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top