Elite BPN ke Bawaslu, Tanya Laporan Dugaan Keterlibatan ASN Untungkan Jokowi-Amin

Anggota Badan Pengawas Pemilu, Fritz Edward Siregar membenarkan adanya pertemuan dengan petinggi pengurus Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi kemarin, Minggu (13/5/2019). Kedua pihak sejumlah persoalan dalam pertemuan itu.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  14:10 WIB
Elite BPN ke Bawaslu, Tanya Laporan Dugaan Keterlibatan ASN Untungkan Jokowi-Amin
Suasana di depan gedung Bawaslu Jl MH Thamrin Jakarta, Jumat (10/5/2019)/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) , Fritz Edward Siregar membenarkan adanya pertemuan dengan petinggi pengurus Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi kemarin, Minggu (13/5/2019).  Kedua pihak sejumlah persoalan dalam pertemuan itu.

Fritz mengatakan bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) diwakili oleh Sekretaris Jenderal dari Partai Gerindra, Demokrat, Berkarya, dan PAN. Petinggi partai lainnya juga turut menemani.

“Tujuan kedatangan adalah untuk menyampaikan berbagai hal yang sedang berlangsung. Satu, mengenai evaluasi pilkada yang menyebabkan banyaknya penyelenggara yang meninggal,” katanya saat ditemui di ruangannya, Senin (13/5/2019).

Fritz menjelaskan bahwa pembahasan selanjutnya soal rekapitulasi penghitungan suara karena masih banyak ditemukan berbagai masalah. BPN berharap ke depan salah satu proses pemilu ini bisa lebih baik lagi.

Pembicaraan terakhir adalah soal beberapa laporan dugaan pelanggaran yang sudah BPN sampaikan. Mereka menanyakan sudah sejauh mana perkembangannya. 

Salah satu laporannya adalah dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) yang menguntungkan pasangan Jokowi-Amin. 

“Tapi terhadap semua laporan tersebut masih dilakukan kajian apakah terpenuhi syarat materiel dan syarat formalnya.” jelasnya.

Fritz menuturkan bahwa Bawaslu telah memanggil lagi dari pihak BPN karena masih ada kelengkapan berkas yang belum lengkap. Jika sudah terpenuhi, Bawaslu langsung menggelar sidang pendahuluan untuk memastikan apakah laporan tersebut bisa ditindaklanjuti atau tidak.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, gerindra, bawaslu

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top